, JAKARTA, – Klub raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, secara resmi mengecam keras pernyataan rasis nan dilontarkan oleh Senator Paraguay, Celeste Amarilla, terhadap pemain jagoan mereka, Kylian Mbappe. Kecaman ini disampaikan sebagai corak solidaritas penuh kepada sang pemain nan dianggap sebagai panutan global.
Dikutip dari laman resmi klub, Rabu, Real Madrid menilai pernyataan tersebut sangat tidak pantas, terutama lantaran keluar dari mulut seorang wakil politik. Klub menegaskan bahwa tindakan nan memicu kebencian seperti ini tidak mempunyai tempat dalam masyarakat.
"Real Madrid mengecam keras pernyataan-pernyataan semacam itu, nan tidak layak dilontarkan oleh seorang wakil politik," tulis pernyataan resmi klub. Selain itu, Real Madrid juga menyatakan support penuh bagi pemain kami, Kylian Mbappé—sosok panutan bagi jutaan orang, khususnya anak-anak di seluruh dunia.
Sepak Bola Wadah Kesetaraan
Dalam pernyataannya, Real Madrid menekankan bahwa sepak bola dan olahraga sejatinya merupakan wadah bagi kesetaraan dan solidaritas. Klub berkomitmen untuk terus berupaya menghapuskan rasisme, xenofobia, dan kekerasan untuk selamanya.
Kontroversi ini bermulai setelah pertandingan babak 16 besar Piala Dunia nan mempertemukan Paraguay melawan Prancis. Saat itu, Les Blues sukses memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. Senator Celeste Amarilla kemudian melontarkan pernyataan bersuara rasis nan menyasar Kylian Mbappe.
Respons Mbappe dan Federasi Prancis
Menanggapi perihal tersebut, Kylian Mbappe memberikan respons tegas. Ia menyatakan bahwa komentar Amarilla sama sekali tidak mewakili rakyat Paraguay, apalagi tim nasional sepak bola mereka nan telah bersimbah keringat dan berkompetensi penuh rasa hormat sepanjang Piala Dunia 2026.
Mbappe menilai tindakan asal-asalan sarat muatan rasialisme nan dilakukan Amarilla telah mengalihkan perhatian bumi dari perjalanan luar biasa timnas Paraguay di Piala Dunia 2026.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) juga telah menanggapi kontroversi tersebut. FFF menyebut pernyataan Amarilla sebagai tindakan "mengerikan dan tidak bisa diterima" serta menyatakan bakal menempuh jalur hukum. FFF menegaskan support penuh mereka terhadap Mbappe nan menjadi korban serangan rasial, sembari menekankan komitmen untuk melawan rasialisme dan tindakan diskriminatif lainnya.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·