Ravie Wardani
, Jurnalis-Sabtu, 26 September 2026 |21:05 WIB

Memes dan Guruh Soekarnoputra. (Foto: Instagram/@memes605)
JAKARTA – Di kembali kepiawaian Memes dalam menyanyi dan membawakan seni tradisional, terdapat didikan keras dari almarhum Guruh Soekarnoputra. Memes mengenang perjuangannya saat tetap remaja ketika menimba pengetahuan di Swara Maharddhika.
Pelantun lagu Pesawat Terbangku ini menuturkan, dirinya berasosiasi di angkatan 9 pada tahun 1980 saat tetap berseragam SMP dan SMA. Di sanalah mental serta keterampilannya ditempa langsung oleh sang maestro.
"Jadi saya belajar nari, belajar kebudayaan, belajar organisasi, belajar disiplin. Semua tari-tarian dan belajar berkebaya, make up, rambut, di-konde-an semua Mas Guruh nan ngajarin," kenang Memes di rumah duka area Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

1. Belajar dari Guruh Soekarnoputra
Memes menceritakan, pada era 1980-an, memakai kebaya komplit dengan sanggul bagi anak muda bukanlah perihal nan lazim ditemui di jalanan.
Bahkan, Memes rela naik transportasi umum. Semua perihal itu dilakukan Memes agar bisa sampai ke sanggar milik almarhum Guruh Soekarnoputra.
"Jadi kebayang enggak dulu latihan-latihan tuh kita kudu pakai kebaya di sini, tahun '80 itu belum ada tuh nan kita pakai kebaya. Akhirnya kadang-kadang kita lantaran naik bis alias kendaraan umum, kita naik bis dulu alias naik kendaraan umum kelak kita tukar di sini pakai kain dan pakai belum gitu apa, konde," ujarnya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·