Rasio Kepemilikan Mobil Indonesia Baru 99 Unit per 1.000 Penduduk

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Stan Mazda di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai pasar mobil Indonesia tetap mempunyai ruang pertumbuhan nan sangat besar. Hal itu tercermin dari tingkat kepemilikan mobil nasional nan hingga sekarang tetap jauh di bawah negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

Saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/7), Agus mengungkapkan rasio kepemilikan mobil di Indonesia saat ini baru mencapai 19 unit per 1.000 penduduk.

Angka tersebut tertinggal jauh dibandingkan Thailand nan telah mencapai 275 unit per 1.000 masyarakat dan Malaysia sebesar 490 unit per 1.000 penduduk.

"Rasio kepemilikan mobil di Indonesia hari ini baru 99 mobil dari 1.000 penduduk. Kalau kita bandingkan dengan Thailand sudah 275 unit per 1.000 penduduk, Malaysia 490 unit per 1.000 penduduk," ujar Agus.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi salah satu booth pameran kendaraan saat pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (30/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Menurutnya, info tersebut menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia belum memasuki fase jenuh. Dengan jumlah masyarakat nan nyaris mencapai 290 juta jiwa, peningkatan mini pada rasio kepemilikan kendaraan dapat menghasilkan tambahan permintaan nan sangat besar.

"Artinya, dengan jumlah masyarakat nan nyaris mendekati 290 juta, kenaikan satu nomor saja pada rasio tersebut setara dengan tambahan sekitar 280 ribu unit kendaraan," katanya.

Berdasarkan potensi tersebut, Agus optimistis sasaran penjualan mobil nasional pada 2026 nan diperkirakan melampaui 850 ribu unit bukanlah pemisah maksimal pertumbuhan industri otomotif Indonesia.

"Oleh karena itu, nomor 850 ribu unit minimal sasaran tahun ini semestinya bukan menjadi pemisah atas. Angka tersebut merupakan titik awal, lantaran pasar otomotif Indonesia jauh dari posisi jenuh. Bahkan kita kudu berani mengatakan pasar otomotif kita justru baru dimulai," ujarnya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi salah satu booth pameran kendaraan saat pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (30/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Agus pun mengingatkan agar kesempatan pertumbuhan pasar tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat industri dalam negeri. Menurutnya, peningkatan permintaan kendaraan tidak boleh dipenuhi oleh produk impor, melainkan kudu berasal dari kendaraan nan diproduksi di Indonesia.

"Ruang tumbuh nan sebesar tersebut tidak boleh diisi oleh barang-barang impor. Harus diisi oleh barang-barang nan diproduksi dalam negeri dari setiap tingkatannya," tegasnya.

Pada kesempatan nan sama, Agus juga memaparkan keahlian industri otomotif nasional sepanjang semester I 2026. Produksi kendaraan bermotor mencapai 619 ribu unit alias tumbuh 11,3 persen dibandingkan periode nan sama tahun lalu, sementara penjualan wholesales meningkat 15,9 persen menjadi 436 ribu unit.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan