Anggota dari Palang Merah mendistribusikan makanan dan minuman kepada para migran di Ceuta, Spanyol (3/8), setelah mereka terdampar selama beberapa hari di pantai menyusul penyeberangan perbatasan massal pekan lampau dari Maroko.
Para migran nan memegang papan bertuliskan permohonan suaka mengantre untuk mendapatkan roti, susu, dan makanan kaleng saat para pekerja support memulai respons kemanusiaan.
Dikutip dari Reuters, seorang pendidik sosial dari asosiasi ELIN, sebuah organisasi nirlaba nan berbasis di Ceuta, Ramses Mohamed mengatakan support ini menandai support pertama nan para migran dalam empat alias lima hari terakhir.
Ramses menambahkan, situasi ini menjadi krisis kemanusiaan dan pra migran nan berada di Ceuta merupakan pencari suaka dari negara-negara nan dilanda bentrok termasuk Sudan, Yaman dan Mali.
Otoritas Spanyol memperkirakan sebanyak 69.500 migran telah kembali ke Maroko sejak gelombang migrasi pada Kamis (30/7). Dari jumlah itu, sekitar 2 ribu orang tetap berada di Ceuta.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·