Rasio Dosen Asing UMY Tembus Peringkat 240 Dunia Versi QS WUR 2027

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mencetak prestasi spektakuler di panggung dunia. Prestasi ini diraih dalam parameter International Faculty Ratio pada QS World University Rankings (QS WUR) 2027.

Indikator tersebut mengukur proporsi pengajar berkewarganegaraan asing terhadap total tenaga pengajar. UMY melesat tajam naik 35 ranking dari tahun lampau dan kokoh bertengger di ranking 240 dunia.

UMY sukses mengungguli seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) di Indonesia dalam parameter pemeringkatan internasional. Capaian ini sesuai dengan semboyan UMY, 'Lead the Change, Light the World' sebagai arah baru budaya kerja institusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil pemeringkatan internasional perguruan tinggi bumi tersebut dirilis resmi oleh salah satu pemeringkatan bereputasi bumi QS WUR pada Kamis (18/6) nan lalu.

Capaian luar biasa ini membikin UMY mengukir sejarah baru di tingkat nasional lantaran UMY menjadi satu-satunya universitas dari Indonesia nan sukses menembus jejeran 250 besar dunia untuk parameter rasio pengajar internasional.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc mengatakan kelebihan ini ditopang oleh strategi internasionalisasi UMY nan secara sadar dapat bekerjasama dengan seluruh universitas di bumi tanpa memandang perbedaan hubungan keagamaan universitas.

"UMY terus memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan beragam mitra luar negeri, guna membuka kesempatan bagi akademisi dan peneliti internasional untuk berasosiasi dengan UMY sebagai International Staff. Kami membuka kerja sama seluas-luasnya sehingga ragam perspektif keilmuan dari beragam bagian bumi datang di UMY," ujar Nurmandi dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2026).

Di antara 20 universitas di Indonesia nan masuk dalam ranking QS WUR 2027, UMY menempati posisi pertama untuk parameter International Faculty Ratio melampaui universitas negeri dan swasta nan selama ini mendominasi pemeringkatan nasional dan internasional.

Wakil Rektor bagian Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Prof. Ir. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D juga menambahkan ekspansi jejaring internasional menjadi kunci nan bakal terus dikembangkan.

"Saat ini kami sedang memperluas jangkauan international staff alias pengajar asing UMY dari beragam benua. Hal ini untuk memastikan skill unik dari beragam budaya akademik di luar negeri datang di UMY. Tidak hanya dalam pengajaran, tapi juga dalam penelitian. Melalui pengajar asing nan juga melakukan penelitian, kami memperkuat penelitian penemuan hingga tahap hilirisasi" imbuh Slamet.

Kepala Badan Perencanaan dan Reputasi Global Dr. Mega Hidayati menyampaikan bahwa seluruh capaian parameter penilaian dalam QS WUR nan diraih UMY tercatat naik di tahun 2027, dengan beberapa parameter nan mengalami kenaikan signifikan.

Persentase kenaikan Employer Reputation sebesar 83 persen, dan kenaikan di 2 parameter International Research Network dan Employment Outcomes pun masing-masing sebesar 100 persen.

"Kehadiran pengajar internasional di UMY berkontribusi dalam meningkatkan inklusivitas pengajaran nan memperkaya pengalaman dan perspektif akademik mahasiswa, memperkuat kualitas riset, dan memperluas kerjasama global. Ini memastikan UMY menjadi universitas nan berkontribusi pada bumi akademik global," tutur Mega.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News