Jakarta -
Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menghadiri Sidang Paripurna DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9). Kehadiran Suahasil hari ini melanjutkan agenda sidang nan sebelumnya ditinggalkan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9).
Pada Senin kemarin, Purbaya meninggalkan rapat kerja campuran berbareng Komite IV DPD RI. Rapat tersebut membahas tentang Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 dan Nota Keuangan.
Kala itu, Purbaya diketahui meninggalkan rapat secara mendadak. Tak lama setelahnya, dia diketahui menerima info pemecatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi tersebut juga dia terima melalui sambungan telepon di tengah rapat berbareng DPD siang itu. Purbaya juga sempat menyebut sambungan telepon itu datang dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Sebagai informasi, Suahasil dilantik sebagai berasas Keputusan Presiden 97 P Tahun 2026 Pemberhentian dan Pengangkatan Kabinet Merah Putih di sisa masa kedudukan 2024-2029. Ia dilantik langsung oleh Prabowo sebagai pengganti Purbaya nan telah menjabat sebagai Menkeu selama satu tahun terakhir.
Kemudian pada Selasa (15/9), Purbaya Yudhi Sadewa resmi melepas jabatannya sebagai Menkeu usai satu tahun memimpin Kementerian Keuangan kepada Suahasil Nazara. Proses Serah Terima Jabatan (Sertijab) berjalan hari ini di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda 1 Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat.
Di kembali pergantian Purbaya ke Suahasil ini, muncul rumor masalah internal di Kementerian Keuangan. Banyak pihak mengatakan ada masalah internal kementerian nan membikin Purbaya digantikan Suahasil, khususnya soal urusan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai. Namun, Purbaya menepis berita tersebut.
"Enggak, enggak ada. Gesekan sih enggak ada, nan jelas ya itu kewenangan prerogatif Presiden nan beliau udah memutuskan," ujar Purbaya usai sertijab di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
(ahi/ara)
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·