Ramai Kementerian-Lembaga Minta Tambahan Anggaran 2027, Ini Daftarnya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Jelang penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 menjadi undang-undang, kementerian dan lembaga mulai mengusulkan permohonan penambahan anggaran.

Banyak kementerian dan lembaga (K/L) mulai melakukan pembahasan pagu sugestif anggaran 2027 dengan DPR RI. Dalam pembahasan tersebut, sejumlah K/L pun mengusulkan usulan tambahan pagu dan meminta support DPR atas usulan tersebut.

Berikut ini, sejumlah K/L nan meminta tambahan anggaran tahun depan:

    • Kemenperin

    Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita misalnya. Dia meminta penambahan anggaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin) senilai Rp1,59 triliun dari pagu sugestif 2027 nan besarannya adalah Rp2,04 triliun. Dengan begitu, total anggaran tahun depan menjadi Rp 3,6 triliun.

    Adapun, tambahan anggaran tersebut bakal digunakan untuk restrukturisasi mesin industri, penguatan industri mini dan menengah (IKM), hilirisasi sumber daya alam, pendidikan vokasi, hingga pengembangan sistem info industri.

    "Karena itu kami mengusulkan kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun untuk memperkuat penyelenggaraan program-program prioritas nan berakibat langsung bagi peningkatan produktivitas, daya saing, program hilirisasi, penguatan industri mini menengah, pengembangan sumber daya manusia industri, serta transformasi industri nasional," kata Agus saat rapat kerja (raker) dengan Komisi VII DPR, Jakarta, dikutip Kamis (18/6/2026).

    • Kementan

    Berikutnya ada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, di mana pihaknya telah meminta penambahan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) senilai Rp22,43 triliun dari pagu sugestif 2027 sebesar Rp23,23 triliun.

    Tambahan anggaran Kementan bakal digunakan untuk memenuhi sasaran Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) di sektor komoditas pangan strategis seperti gabah, jagung, kedelai, kelapa sawit, tebu, kopi, kelapa, kakao, pala, lada, susu, telur, dan daging.

    "Rancangan program prioritas Kementerian Pertanian tahun 2027 diarahkan untuk mendukung salah satu dari 8 klaster PKPN ialah klaster kedaulatan pangan," ungkap Amran.

    • Kemenkop

    Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meminta tambahan anggaran sebesar Rp1,34 triliun pada 2027, dari pagu sugestif sebesar Rp542,88 miliar.

    Tambahan anggaran ini bakal digunakan untuk mendukung percepatan operasionalisasi lebih dari 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hingga pengembangan koperasi secara nasional.

    "Mengingat besarnya tantangan dan luasnya cakupan program nan diamanatkan kepada Kementerian Koperasi, kami mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun 2027 sebesar Rp1,34 triliun," terang Ferry.

      • Kemendag

      Begitu juga Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono meminta tambahan anggaran sebesar Rp30 triliun pada 2027, dari pagu sugestif sebesar Rp15,63 triliun.

      Tambahan anggaran ini dibutuhkan guna mempercepat sejumlah program prioritas pemerintah, mulai dari pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, revitalisasi tambak, hingga pemberdayaan masyarakat pesisir.

      "Guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan, pertumbuhan ekonomi nasional, serta mengakomodasi seluruh sasaran program prioritas direktif Presiden (Prabowo Subianto) secara optimal, maka izinkan pada rapat kerja ini, KKP mengusulkan anggaran shopping tambahan TA 2027 sebesar Rp30 triliun," ucap Trenggono.

      • Kemendikdasmen

      Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp40,75 trilliun dalam rancangan anggaran pendapatan dan shopping negara (RAPBN) 2027.

      Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan usulan itu secara resmi telah pihaknya sampaikan kepada Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Menteri Sekretaris Negara melalui surat Mendikdasmen nomor 10990/PI/MKM.A/PR.07.04/2026 pada 27 Mei 2026.

      "Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyampaikan permohonan usulan tambahan anggaran tahun anggaran 2027 sebesar Rp40,75 triliun," ujar Mu'ti dalam rapat di Komisi X DPR, dikutip Kamis (18/6/2026).

      Menurutnya, kenaikan itu didasarkan pada jumlah pagu sugestif Kemendikdasmen salam RAPBN 2027 nan hanya sebesar Rp58,24 trilliun. Namun, dia mengaku jumlah tersebut belum dapat memenuhi sejumlah pos anggaran Kemendikdasmen.

        • Polri

        Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapat pagu sugestif untuk anggaran 2027 sebesar Rp 118 triliun. Adapun anggaran tersebut turun dari tahun sebelumnya, nan di nomor Rp 146 triliun.

        Hal itu disampaikan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI, Rabu (17/6/2026). Dedi menyebut anggaran ideal Polri pada 2027 berada di nomor Rp 178,6 triliun.

        "Pagu sugestif Polri untuk tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp 118 triliun rupiah nan telah terpenuhi sebesar 66 persen dari urusan kebutuhan ideal anggaran Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp 178,6 triliun rupiah," kata Dedi dalam rapat di DPR, dikutip dari Detikcom, Kamis (18/6/2026).

        Ia menyebut pagu sugestif nan didapat mempunyai selisih Rp 28 triliun dari anggaran 2026. Dedi mengatakan postur anggaran 2027 lebih rendah dari anggaran nan dibutuhkan oleh pihaknya.

        "Jumlah tersebut juga mempunyai selisih sebesar Rp 28 triliun alias 19,2 persen andaikan dibandingkan alokasi anggaran Polri tahun anggaran 2026, ialah sebesar Rp 146 triliun," katanya.

          • KPK

          Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan usulan tambahan anggaran untuk 2027 senilai Rp 989 miliar. Adapun usulan KPK sebelumnya berada di nomor Rp 762,30 miliar.

          Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan KPK mendapatkan pagu sugestif tahun 2027 senilai Rp 1,23 triliun. Setyo mulanya mengusulkan tambahan anggaran senilai Rp 762 miliar.

          "Pimpinan dan personil Komisi III nan kami hormati, tentu kami mencermati pengarahan Bapak Presiden pada saat penyelenggaraan konsolidasi program Makan Bergizi Gratis tanggal 3 Juni di Sentul. Beliau memberikan sebuah statement 'berapa pun nan dibutuhkan'. Oleh lantaran itu, tentu berangkaian dengan pernyataan tersebut, ini bakal relevan dengan permintaan nan kami usulkan, alias mengusulkan tambahan terhadap pagu 2027 sebesar Rp 762,30 miliar," ucapnya dalam rapat di Kompleks DPR RI, Rabu (17/6/2026).

          (haa/haa)

          Add logo_svg as a preferred
          source on Google

          [Gambas:Video CNBC]

          Selengkapnya
          Sumber CNBC Indonesia News
          CNBC Indonesia News