Raksasa Asia Bakal 'Turun Gunung' ke Selat Hormuz, Kirim Tentara

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) dilaporkan tengah bersiap untuk mengerahkan aset militernya guna mendukung kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Pengerahan armada militer ini ditargetkan dapat terlaksana sebelum akhir tahun ini.

Mengutip Reuters, Jumat (4/9/2026), pemerintah Korsel saat ini sedang mempersiapkan beragam prosedur untuk meminta persetujuan parlemen mengenai pengerahan militer tersebut. Proses ini mencakup pengajuan mosi persetujuan ke parlemen pada bulan ini setelah melalui peninjauan tingkat kabinet.

Sejumlah media Korsel melaporkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan beberapa opsi pengerahan. Pilihan tersebut mencakup pengiriman pesawat patroli maritim, kapal support logistik, hingga unit penemuan dan pembersihan ranjau laut.

Pemerintah Korsel juga telah mendiskusikan skala dan sifat dari kontribusi potensial ini berbareng negara-negara sekutu, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis.

Menanggapi ramainya pemberitaan ini, Istana Kepresidenan Korsel (Blue House) langsung memberikan klarifikasi. Pihak istana membenarkan bahwa Seoul memang telah mendiskusikan beragam langkah praktis untuk berkontribusi pada kebebasan navigasi di selat strategis tersebut.

"Laporan nan menyebut bahwa pemerintah telah menyetujui pengerahan tersebut berbeda dari kebenaran nan ada," tegasnya.

Rencana pergerakan militer Korsel ini sendiri mengemuka tak lama setelah Presiden AS Donald Trump memberikan tekanan kepada Seoul. Pada bulan Agustus lalu, Trump menyatakan melalui unggahan di media sosial bahwa dia sengaja mengurangi skala latihan militer campuran antara AS dan Korsel lantaran sebagian didorong oleh sikap Korsel nan menolak membantu AS dalam perang melawan Iran.

(tps/tps) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News