Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Sabtu, 18 April 2026 |12:56 WIB

Rais PWNU DIY: Konflik di NU Telah Berakhir, Kini Salam-salaman!
JAKARTA – Pengasuh PP Mambaul Ma’arif KH Abdussalam Shohib namalain Gus Salam menyambangi PWNU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Cucu pendiri NU KH Bishri Syansuri ini didampingi Masyayikh dari PP Al-Falah Ploso dan PP Lirboyo, Kediri Jawa Timur. Dia disambut Katib PWNU KH Mukhtar Salim.
"Saya datang disambut Kiai Mukhtar, kemudian disusul pengurus nan lain. Dan Alhamdulillah, sebelum aktivitas dimulai Masyayikh Ploso dan Lirboyo, Kediri bisa ngobrol gayeng dengan pengurus," kata Gus Salam, Sabtu (18/4/2026).
Acara silaturahmi ini dimulai sekitar pukul 20:00 WIB oleh pengurus PWNU DIY. Kemudian disusul sambutan ketua rombongan Gus Salam, disampaikan oleh KH M. Makmun Mahfudz, dzurriyah PP Al-Falah Ploso, sekaligus Ketua PCNU Kabupaten Kediri.
Gus Salam menyampaikan perkenalannya dihadapan puluhan Pengurus Wilayah dan Cabang NU se-Yogyakarta melalui pendapat dan pikiran tentang jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Dia menjelaskan tentang kondisi NU saat ini dan proyeksinya kedepan.
“Alhamdulillah, saya berkesempatan menyampaikan pemikiran dan pendapat tentang NU kedepan nan dimulai dari landasan dan pentingnya rekonsiliasi secara menyeluruh,” kata Gus Salam
“Rekonsiliasi dijalankan dengan memulihkan hubungan semua unsur di jam’iyyah Nahdlatul Ulama demi menjaga persatuan. Dan persatuan itu bisa dibangun Kembali jika semuanya dengan penuh kesadaran bisa mengabaikan ego pribadi dan golongan serta perbedaan-perbedaan nan membatasi untuk bisa bersatu,” tambahnya.
Gus Salam menuturkan, bahwa dengan kebersamaan, NU bisa merajut kembali usaha-usaha untuk mengembalikan marwah, wibawa dan khidmah perjuangan jam’iyyah di tengah masyarakat berdasar garis perjuangan muassis dan pendahulu NU.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·