Reggie Star(Doc IMDB)
ARC The Culling Game dalam serial manga dan anime Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami dikenal sebagai salah satu fase paling sadis dan mematikan. Turnamen maut nan dirancang oleh Kenjaku ini memaksa para penyihir, baik dari era modern maupun penyihir masa lampau nan bereinkarnasi, untuk saling membunuh demi mengumpulkan poin.
Dalam kekacauan ini, banyak karakter krusial nan kudu meregang nyawa. Kematian mereka tidak hanya memberikan akibat emosional bagi pembaca, tetapi juga mengubah arah narasi menuju pertempuran akhir. Berikut adalah daftar komplit karakter nan tewas selama arc The Culling Game berasas alur cerita nan telah berjalan.
Mengenal The Culling Game: Turnamen Berdarah Kenjaku
The Culling Game bukan sekadar pertarungan biasa. Ini adalah ritual besar nan bermaksud untuk mengoptimalkan daya kutukan di seluruh Jepang dan mempersiapkan penggabungan umat manusia dengan Master Tengen. Aturan dasarnya sederhana namun kejam: bunuh alias dibunuh. Setiap peserta nan tidak menunjukkan kemajuan alias melanggar sumpah pengikat (Binding Vow) berisiko kehilangan nyawa mereka secara instan melalui penghapusan teknik kutukan.
Daftar Karakter Penting nan Tewas di The Culling Game
Berikut adalah daftar karakter, baik protagonis maupun antagonis, nan dikonfirmasi tewas selama berlangsungnya arc ini:
1. Yuki Tsukumo
Kematian Yuki Tsukumo menjadi salah satu momen paling mengejutkan. Sebagai salah satu dari sedikit Penyihir Tingkat Spesial, Yuki tewas dalam pertarungan sengit melawan Kenjaku di makam koridor bintang. Meskipun dia menggunakan teknik pamungkasnya, Black Hole, Kenjaku sukses selamat berkah teknik kutukan anti-gravitasi milik ibu Yuji Itadori, Kaori Itadori. Pengorbanan Yuki dilakukan demi melindungi Tengen dan memberikan kesempatan bagi Choso untuk memperkuat hidup.
2. Ryu Ishigori
Penyihir dari masa lampau nan mempunyai output daya kutukan tertinggi ini sempat menjadi musuh handal bagi Yuta Okkotsu di Koloni Sendai. Namun, nasibnya berhujung tragis saat dia berhadapan dengan Sukuna nan baru saja mengambil alih tubuh Megumi Fushiguro. Ryu tewas seketika setelah Sukuna menebas kepalanya dengan serangan nan sangat cepat, membuktikan perbedaan level kekuatan nan sangat jauh.
3. Dhruv Lakdawalla
Dhruv adalah penyihir antik nan sukses menaklukkan sebuah kepulauan di masa lalu. Ia merupakan salah satu dari empat pemain terkuat di Koloni Sendai. Namun, keberadaannya di The Culling Game berhujung sangat sigap di tangan Yuta Okkotsu. Kematian Dhruv menjadi pembuka kekuasaan Yuta di koloni tersebut.
4. Kurourushi
Roh kutukan tingkat spesial berbentuk kecoak ini merupakan ancaman besar di Koloni Sendai. Ia sempat tewas di tangan Yuta Okkotsu, namun sempat bereproduksi sebelum betul-betul musnah. Versi barunya kemudian muncul kembali hanya untuk dihancurkan secara permanen dalam bentrok antara Yuta, Ryu, dan Uro.
5. Reggie Star
Reggie adalah antagonis utama nan dihadapi Megumi Fushiguro di Koloni Tokyo No. 1. Setelah pertarungan taktis nan melelahkan di dalam gimnasium, Megumi sukses mengalahkan Reggie menggunakan ekspansi domainnya nan belum sempurna dan support dari Divine Dog: Totality. Sebelum tewas, Reggie memberikan poinnya kepada Megumi dan memberikan peringatan tentang rencana jahat Kenjaku.
6. Hazenoki Iori
Rekan dari Reggie Star ini mempunyai teknik kutukan unik nan menggunakan bagian tubuhnya sebagai bom. Meskipun dia sukses memperkuat cukup lama, Hazenoki akhirnya tewas saat berhadapan dengan Kenjaku nan mulai "membersihkan" para pemain nan tersisa untuk mengakhiri permainan.
7. Tsumiki Fushiguro (Yorozu)
Salah satu tragedi terbesar dalam arc ini adalah kematian Tsumiki Fushiguro. Ternyata, tubuh Tsumiki telah menjadi wadah bagi penyihir masa lampau berjulukan Yorozu. Sukuna, nan mau menghancurkan jiwa Megumi sepenuhnya, menggunakan tubuh Megumi untuk membunuh Yorozu (Tsumiki). Kematian ini secara resmi menenggelamkan jiwa Megumi ke dalam kegelapan.
Karakter Pendukung dan Pemain Lainnya
Selain nama-nama besar di atas, terdapat banyak pemain lain nan tewas, di antaranya:
- Hanyu dan Okada: Pasangan penyihir nan menyerang Yuji di awal masuk koloni.
- Kurigo: Pemain nan dibunuh oleh Higuruma Hiromi.
- Banyak penduduk sipil dan penyihir baru: nan terjebak di dalam koloni dan tidak bisa memperkuat dari serangan pemain veteran.
Daftar ini mencakup karakter nan tewas hingga puncak arc The Culling Game sebelum memasuki arc Shinjuku Showdown. Beberapa karakter mungkin mengalami status "tidak diketahui" alias mengalami luka parah namun belum dikonfirmasi tewas secara definitif oleh Gege Akutami.
Dampak Kematian Karakter terhadap Alur Cerita
Kematian karakter-karakter di atas bukan sekadar shock value. Kematian Yuki Tsukumo, misalnya, menghilangkan aset terbesar kemanusiaan dalam melawan Kenjaku. Sementara itu, kematian Tsumiki menjadi katalisator bagi Sukuna untuk menguasai tubuh Megumi secara penuh, nan memicu kebangkitan Raja Kutukan ke corak aslinya.
Arc The Culling Game membuktikan bahwa dalam bumi Jujutsu Kaisen, tidak ada karakter nan betul-betul aman. Dengan berakhirnya arc ini, cerita sekarang bersambung ke pertempuran paling menentukan dalam sejarah penyihir jujutsu. (Z-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·