ilustrasi(Magnific)
PENURUNAN kegunaan keseimbangan tubuh rupanya mulai terjadi secara alami ketika seseorang memasuki usia 40 tahun. Untuk mengantisipasi akibat cedera dan menjaga kemandirian bentuk di masa tua, para fisioterapis dunia menyepakati satu aktivitas sederhana namun krusial nan wajib dilatih sehari-hari: pose berdiri satu kaki (single-leg stance).
Aktivitas bentuk ini dinilai sangat vital mengingat setiap langkah saat melangkah pada dasarnya merupakan tumpuan satu kaki. Memperkuat kegunaan keseimbangan sejak awal terbukti efektif mencegah ancaman tersandung dan jatuh.
Manfaat Utama Latihan Berdiri Satu Kaki
Berdasarkan penelitian medis dan rekomendasi para ahli, berikut adalah faedah utama melatih keseimbangan satu kaki:
- Menurunkan Risiko Jatuh Berulang: Riset mencatat bahwa perseorangan nan tidak bisa berdiri satu kaki selama minimal 15 detik mempunyai akibat jatuh jauh lebih tinggi dibandingkan mereka nan bisa memperkuat hingga 30 detik.
- Mengaktifkan Otot Penopang Utama: Gerakan ini secara intensif memperkuat otot pergelangan kaki, panggul, otot pinggul (glutes), serta otot inti (core).
- Meningkatkan Kemampuan Proprioception: Latihan ini melatih sistem saraf dan otak untuk merespons perubahan posisi tubuh secara cepat, menjaga koordinasi ruang secara optimal.
Para fisioterapis menyarankan untuk melatih aktivitas ini selama 30 detik di setiap sisi kaki sebanyak tiga set sehari. Latihan ini sangat praktis dan dapat disisipkan ke dalam rutinitas harian seperti saat menyikat gigi alias menunggu air mendidih.
(Eatingwell/P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·