Jakarta -
Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri sejumlah agenda di Rusia, ialah aktivitas di Kazan pada Mei serta pameran industri nan dijadwalkan berjalan pada Juli mendatang.
"Kemudian Presiden Putin juga menyampaikan undangan bagi Presiden Prabowo untuk menghadiri aktivitas di Kazan nan bakal diselenggarakan pada bulan Mei dan juga pameran industri besar nan bakal dilaksanakan pada bulan Juli nan bakal datang," kata Menlu Sugiono dalam keterangannya, dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/4/2026).
Sugiono mengatakan undangan ini menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral kedua negara. Ia berambisi hubungan Indonesia dan Rusia makin intens dan saling membawa kebaikan bagi kedua negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam rangka maka bagian dari memperkuat hubungan kedua negara nan diharapkan bisa menjadi semakin intensif nan membawa kebaikan bagi kedua belah pihak," ujarnya.
Lebih lanjut, Sugiono menyampaikan pertemuan bilateral Prabowo dan Putin membahas sejumlah konsentrasi kerja sama strategis kedua negara. Ia mengatakan penguatan hubungan mencakup beragam sektor, mulai ekonomi, perdagangan, hingga pertanian.
"Seperti kita ketahui bersama, Rusia merupakan salah satu mitra strategis bagi Indonesia dan juga merupakan rekan ataupun mitra jual beli nan cukup penting, sangat krusial bagi perdagangan dan ekonomi Indonesia. Beberapa rencana ke depan juga dilakukan di seputar perkuatan hubungan ekonomi kedua negara dan hubungan antarwarga negara baik itu Rusia maupun Indonesia," ujarnya.
Selain kerja sama ekonomi, kedua negara mempunyai kesamaan pandangan dalam rumor global. Sugiono menyebut Indonesia dan Rusia sepakat untuk terus memperkuat struktur multilateral, menjunjung upaya perdamaian, serta menjaga stabilitas dan keamanan area demi kepentingan bersama.
"Yang pasti secara politis kedua negara sepakat untuk terus melakukan upaya-upaya dalam rangka memperkuat struktur multilateral, kemudian menghormati, melakukan upaya-upaya untuk mencapai perdamaian," ujarnya.
"Kemudian juga nan pasti kaitannya dengan keamanan dan kestabilan kawasan, di mana semuanya kudu bisa mendapatkan untung nan lebih baik khususnya antara Indonesia dan Rusia," lanjutnya.
Pertemuan Prabowo dan Putin itu berjalan di Istana Kremlin, Selasa (13/4). Usai melakukan pertemuan bilateral dengan Putin, Prabowo langsung bertolak ke Prancis untuk berjumpa dengan Presiden Emmanuel Macron.
(eva/dhn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·