Putin Klaim Ukraina Kehilangan 12.000 Tentara Setiap Bulan

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Putin Klaim Ukraina Kehilangan 12.000 Tentara Setiap Bulan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan).(Dok. Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mengungkapkan klaim terbaru mengenai kerugian personel militer Ukraina dalam bentrok nan tetap berlangsung. Putin menyebut bahwa pihak musuh kehilangan antara 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulannya.

Pernyataan tersebut disampaikan Putin dalam sidang pleno Eastern Economic Forum (EEF 2026) nan berjalan di Vladivostok, Kamis (3/9). Menurutnya, jumlah korban di pihak Ukraina terus menunjukkan tren peningkatan nan signifikan.

"Kehilangan [pasukan] di pihak musuh terus bertambah setiap bulan. Jumlah korban jauh lebih tinggi dibanding jumlah personel nan berasosiasi akibat mobilisasi paksa alias nan kembali dari rumah sakit. Jumlah orang nan lenyap setiap bulannya mencapai 8.000–12.000," ujar Putin di hadapan peserta forum ekonomi tersebut.

Klaim Rendahnya Motivasi dan Angka Desersi

Selain memaparkan nomor kerugian personel, Putin juga menyoroti kondisi internal pasukan bersenjata Ukraina. Ia menilai tingkat motivasi di jejeran militer Kyiv saat ini berada pada level nan rendah, nan berakibat pada tingginya persentase desertir alias prajurit nan meninggalkan tugas tanpa izin.

Putin menambahkan bahwa kejadian desersi ini telah menjadi masalah norma nan serius di Ukraina. Berdasarkan info nan dia sampaikan, terdapat lebih dari 100.000 kasus pidana mengenai desersi nan telah diproses secara resmi oleh otoritas Ukraina.

"Kehilangan di pihak musuh terus meningkat setiap bulan, dan jumlah korban jauh lebih besar daripada jumlah orang nan direkrut melalui mobilisasi paksa," tegas Putin kembali.

Eastern Economic Forum (EEF) 2026 sendiri diselenggarakan di kota pesisir Pasifik Rusia, Vladivostok, pada 1–4 September 2026. Forum ini menjadi panggung bagi Rusia untuk memaparkan pandangan geopolitik dan ekonomi mereka di tengah dinamika dunia saat ini. (Ant/Sputnik/H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia