Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |16:43 WIB

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tren penjualan mobil dan sepeda motor mulai menunjukkan pemulihan seiring langkah pemerintah memperkuat likuiditas perbankan melalui penempatan biaya di bank-bank Himbara.
Menurut Purbaya, beragam parameter ekonomi menunjukkan kondisi nan tetap terjaga, mulai dari konsumsi masyarakat, mobilitas, hingga penjualan kendaraan bermotor.
"Penjualan mobil terus menunjukkan tren positif dengan kepercayaan masyarakat nan membaik dan daya beli nan terjaga," ujar Purbaya dalam aktivitas Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Selasa (4/8/2026).
Purbaya mengatakan, pemerintah memantau perkembangan ekonomi secara bulanan untuk memastikan tidak ada pelemahan nan memerlukan respons kebijakan. Salah satu parameter nan menjadi perhatian adalah penjualan mobil dan sepeda motor.
Ia mengaku sempat cemas ketika penjualan kendaraan turun pada April hingga Mei, meski mulai kembali meningkat pada Juni.
Menurut Purbaya, pemulihan tersebut bukan terjadi secara kebetulan. Setelah memandang perlambatan penjualan, pemerintah mengevaluasi efektivitas penempatan biaya sebesar Rp200 triliun dari rekening pemerintah di Bank Indonesia ke perbankan nan dilakukan pada awal tahun guna menjaga likuiditas.
"Banyak orang bilang itu enggak ada gunanya. Kalau ada nan ngomong begitu, Anda kudu mengerti bahwa dia enggak mengerti ekonomi. Karena begitu kita gelontorkan (penempatan biaya di Bank Himbara), ini mulai naik nih (penjualan mobil)," kata Purbaya.
Purbaya menjelaskan, pada pertengahan Juni perbankan kembali menyampaikan kekhawatiran mengenai tekanan likuiditas.
Menindaklanjuti perihal tersebut, pemerintah memutuskan mempertahankan penempatan biaya Rp200 triliun hingga akhir tahun, sekaligus menambah lagi Rp200 triliun sehingga total biaya nan ditempatkan mencapai Rp400 triliun.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·