Purbaya Ungkap Alasan Dibalik Pencopotan Luky Alfirman dan Febrio

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan argumen dibalik pencopotan dua kepala jenderal di lingkungan Kementerian Keuangan pada 21 April 2026.

Dua dirjen itu adalah Luky Alfirman nan dia copot dari kedudukan Dirketur Jenderal Anggaran dan Febrio Nathan Kacaribu nan tak lagi menjabat sebagai Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal.

Purbaya menjelaskan, argumen pencopotan kedua pejabat negara itu sebatas rotasi tahunan biasa. Tak ada persoalan serius nan melatarbelakangi perombakan pejabat eselon 1 itu.

"Itu hanya proses biasa, berapa tahun muter-muter. Jadi enggak ada nan spesial dari situ," ucap Purbaya di Gedung BPPK Purnawarman Campus, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Sebagaimana diketahui, hingga sekarang belum ada pejabat definitiv nan mengisi dua bangku kosong eselon I itu. Purbaya baru menunjuk Sudarto, Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara sebagai Pelaksana harian (Plh) Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan

Lalu, Ferry Ardiyanto, ditunjuk Purbaya sebagai Plh Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal. Ferry sebetulnya baru dilantik sebagai Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi pada Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu oleh Purbaya pada 21 April 2026.

Baik Febrio maupun Luky tetap menunggu penempatan baru oleh Purbaya. Sementara calon pengganti kudu diajukan terlebih dulu kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Mungkin awal alias pertengahan Mei," ujar Purbaya.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News