Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rekrutmen 380 lulusan sekolah menengah atas (SMA) untuk memperkuat keahlian teknis di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), bakal dilakukan secepatnya.
Adapun, statusnya bukan pegawai negeri sipil alias PNS, melainkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja alias PPPK.
"Nanti saya bakal cek lagi dengan itu. Udah lama isunya itu. Wacananya hanya saya tanya kok enggak di eksekusi-eksekusi, enggak lama kan di eksekusi," kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, pegawai ini nantinya bakal banyak bekerja di lapangan, seperti tenaga penagihan dan lainnya. Sementara itu, pegawai dengan jenjang S1 bakal diperuntukkan bagi pegawai struktural.
"Jadi kita mau corak pasukan di lapangan, desainnya jadi lulusannya SMA," ujarnya.
Purbaya berambisi rekrutmen ini dapat dimulai pada akhir bulan April ini. "Kita percepat deh, kita lihat jika bisa akhir bulan ini," tambahnya.
Perihal pembukaan rekrutmen tenaga Bea Cukai lulusan SMA ini sudah disampaikan sebelumnya. Dia mengatakan langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan tenaga operasional di lapangan nan dinilai mendesak. Ia menilai posisi teknis memerlukan sumber daya manusia nan siap bekerja langsung di lapangan.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·