Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, perekonomian Indonesia saat ini sama sekali tidak menunjukkan indikasi bakal masuk ke lembah resesi ataupun mengalami kontraksi.
Ia menilai situasi riil di lapangan justru membuktikan perihal sebaliknya, nan tercermin dari tren penyaluran angsuran di jejeran bank milik negara (BUMN) nan tetap melaju kuat dengan pertumbuhan mencapai dua digit.
"Ini agak bingung kenapa kita disebut menuju resesi ketika duit cukup, pertumbuhan angsuran cukup," kata Purbaya saat konvensi pers di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Ia mengatakan, pada Mei 2026 ini BRI tetap mencatatkan pertumbuhan angsuran hingga 13,8% yoy, ditopang dengan peredaran duit primer alias M0 nan tumbuh 18,2%.
"Untungnya naik juga. Artinya apa menggambarkan keadaan nan real," tegas Purbaya.
Dengan catatan itu, Purbaya menyatakan aktivitas ekonomi Indonesia bergerak dengan sangat baik hingga saat ini, sehingga sinyal potensi resesi tak tergambar.
"Ekonomi activity naik signifikan. Angka PDB bagus, itu double check," ujar Purbaya.
(tps/tps)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·