Purbaya Janji Selama Dirinya Jabat Menkeu: Tak Ada Tax Amnesty!

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali berjanji bahwa dirinya tidak bakal menggelar program tax amnesty alias pemaafan pajak selama dirinya menjadi bendaharawan negara. Alih-alih tax amnesty, dia memilih memperbaiki tax collection alias pengumpulan pajak.

"Saya kan pernah bilang, selama saya jadi Menteri Keuangan tidak ada tax amnesty," kata Purbaya dalam Sarasehan 100 Ekonom, dikutip Jumat (4/9/2026).

Bahkan dia mengatakan dirinya takut kualat hingga cemas justru dipecat dari jabatannya lantaran kebijakan tersebut. Oleh lantaran itu, dia memastikan hingga saat ini belum ada rencana untuk kembali memberikan pemaafan pajak.

"Tapi saya takutnya kualat, jangan-jangan gara-gara itu gue dipecat hahaha," ungkap Purbaya seraya bercanda.

Purbaya menjelaskan tax amnesty justru dapat menimbulkan akibat bagi pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Menurutnya, tax amnesty sangat merugikan lembaga pajak. Pasalnya, saat diperiksa si pengemplang pajak tidak mempunyai info nan jelas dan ini membikin PNS pajak berisiko kena periksa.

"Dengan info nan tetap tidak terlalu jelas, orang saya dipanggil, dan diperiksa, ditahan juga," katanya.

Atas dasar ini, dia memilih konsentrasi membenahi pengumpulan pajak alias tax collection secara normal. Meskipun, dia menyebut perlu juga memandang perkembangan ke depan.

"Jadi saya pikir jika begitu caranya ya resikonya dari orang pajak lebih baik, nggak usah tax amnesty, kita rapikan aja tax collection-nya, kita lihat ke depan aja," tegas Purbaya.

Purbaya menilai beragam langkah perbaikan tax collection mulai menunjukkan hasil terhadap keahlian penerimaan negara. Ia mengatakan penerimaan pajak hingga akhir Juli 2026 tumbuh nyaris 30% dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan penerimaan tersebut terjadi tanpa meningkatkan tarif pajak maupun menambah jenis pungutan baru.

"Tax collection kita sampai dengan akhir Juli tahun ini tumbuhnya nyaris 30% dibanding tahun lalu. Tahun lampau itu tumbuhnya negatif. Jadi penerimaan kita kuat, nggak lemah. Ruang fiskal juga tetap terbuka lebar, cukup kuat. Memang penerimaan kita di atas perkiraan semula dan itu terjadi tanpa kenaikan tax rate, nggak ada saya naikkan tarif pajaknya, nggak ada pajak baru. Saya cukup perbaiki saja keahlian orang-orang pajak kita," tutur Purbaya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News