Anggie Ariesta
, Jurnalis-Jum'at, 28 Agustus 2026 |15:08 WIB

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan hasil kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Diskusi tersebut rupanya membahas perkembangan penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta beragam langkah perbaikan efisiensi tata kelola anggaran.
Purbaya menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihak BGN memaparkan sejumlah potensi efisiensi nan bakal berakibat pada realisasi penyerapan anggaran program MBG.
"Ga ada masukan, obrolan aja dia. Ceritain kemajuannya apa. langkah-langkah untuk memperbaiki efisiensi BGN seperti apa. Saya sih senang lihat laporannya dia. Diskusi dengan dia tadi," kata Purbaya saat ditemui awak media di kantornya.
"Tadi minta apa ya? Pada dasarnya bakal ada efisiensi-efisiensi nan dilakukan, nan membikin kelak anggarannya nggak sebesar nan dianggarkan, nan dipakai nanti," sambungnya.
Purbaya mengonfirmasi bahwa penyesuaian efisiensi anggaran tersebut mulai melangkah pada tahun 2026 dan diproyeksikan memberikan akibat penurunan beban anggaran bersambung hingga tahun 2027.
"2026. otomatis jika itu bagus ya, ke 2027 juga bakal kebawah efisiensinya. Saya sih bermohon lebih turun. Sepertinya lebih turun. Tapi Anda tanya ke BGN, nomor persisnya," jelas Purbaya.
Terkait ekspansi dan pembenahan akomodasi dapur operasional MBG, Purbaya menyinggung adanya skema penambahan 13 ribu unit dapur baru nan diimbangi dengan penutupan unit dapur nan tidak memenuhi standar teknis.
"Ada nan dibuka, ada nan ditutup juga kan. 13 ribu. Tadi ngomong-ngomong itu dia nan bilang adalah 2.700 nan di T3 ya? Itu bakal dibuka nan 13 ribu tapi begini, dia juga bilang bakal ada nan ditutup berapa ratus ya nan nggak sesuai dengan desainnya," ungkap Purbaya.
14 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·