Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Kementerian Keuangan bakal menjalankan lima program utama pada tahun depan. Untuk menopang program tersebut, Kementerian Keuangan mengusulkan pagu sugestif sebesar Rp 49,80 triliun.
Nilai ini pagu sugestif nan diajukan ini naik tipis dari tahun lampau Rp 47,13 triliun. Pagu sugestif ini, kata Purbaya, terdiri dari rupiah murni Rp 39,32 triliun, PNBP Rp 102,15 miliar dan BLU Rp 10,38 triliun.
"Dengan rincian sebagai berikut, program kebijakan fiskal, sektor finansial dan ekonomi Rp 36,33 miliar, nan berasal dari rupiah murni," kata Purbaya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Senin (15/6/2026).
Kedua, program pengelolaan penerimaan negara Rp 1,62 triliun dan ketiga, pengelolaan shopping negara Rp 14,12 miliar nan berasal dari rupiah murni. Keempat, pengelolaan perbendaharaan kekayaan negara dan akibat dengan anggaran Rp 194,68 miliar.
"Ini berasal Rp 93,63 miliar dari rupiah murni dan Rp 101,04 miliar dari PNBP," kata Purbaya.
Kemudian, terakhir adalah program support manajemen sebesar Rp 47,93 triliun nan didanai dari rupiah murni Rp 37,55 triliun, PNBP Rp 1,10 triliun dan BLU sebesar Rp 10,37 triliun.
"Secara tren, pagu ini sesuai dengan pagu tahun sebelumnya setelah dikurangi efisiensi. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional mengenai efisiensi anggaran dan penajaman belanja," tegasnya.
(haa/haa)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·