Karawang (ANTARA) - PT Pupuk Kujang menggelar program tahunan khitanan massal cuma-cuma nan menyasar 510 anak dengan menggunakan teknologi laser sebagai corak kepedulian perusahaan kepada lingkungan sosial masyarakat dalam momentum HUT ke-51 Pupuk Kujang.
VP Komunikasi Korporat Pupuk Kujang, R. Idho Pramana Sembada dalam keterangannya di Karawang, Jabar, Selasa mengatakan, program khitanan massal cuma-cuma ini merupakan perwujudan dari pilar CSR Pupuk Kujang nan berfokus pada peningkatan taraf kesehatan masyarakat.
"Manajemen berambisi kontribusi nan dilakukan konsisten di setiap momentum HUT perusahaan ini tidak hanya bisa meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga mempererat hubungan selaras nan telah lama terjalin antara perusahaan dengan penduduk sekitar," katanya.
Ketua Panitia HUT ke-51 Pupuk Kujang, Desra Heriman mengatakan pada tahun ini pihak perusahaan menargetkan 510 anak nan menjadi peserta khitanan massal gratis. Jumlah peserta ini meningkat dibandingkan aktivitas serupa di tahun sebelumnya nan hanya mencapai 300-an anak.
"Untuk mengakomodir tingginya animo masyarakat, pada penyelenggaraan tahun ini, kami membuka kuota hingga 510 anak, meningkat secara berjenjang dari tahun-tahun sebelumnya nan mencapai 300 anak," kata dia.
Guna memastikan seluruh proses melangkah dengan kondusif, nyaman, dan tetap mematuhi standar pelayanan medis nan optimal. Seluruh rangkaian aktivitas didesain maraton selama 10 hari berturut-turut, dengan sasaran pelayanan sebanyak 51 anak di setiap harinya.
Direktur Klinik Utama Pupuk Kujang, Mulky Wahyudy, mengatakan, pihaknya memberikan perhatian penuh pada aspek keamanan, sterilitas, dan kenyamanan psikologis anak-anak peserta khitan.
Mulky dan jajarannya menerapkan metode medis moderen di seluruh rangkaian tindakan dengan ketat.
"Tahun ini kami sepenuhnya menggunakan teknologi laser (cauter) dalam aktivitas khitanan massal. Metode ini kami pilih lantaran bisa meminimalkan akibat pendarahan, proses tindakan menjadi jauh lebih cepat, serta mempercepat masa pengobatan luka secara signifikan. Ini sangat krusial untuk mengurangi rasa resah maupun takut pada anak-anak," katanya.
Tidak hanya mengandalkan aspek teknologi, Klinik Utama Pupuk Kujang juga melakukan manajemen prasarana medis nan sangat ketat untuk mengimbangi volume peserta nan mencapai ratusan orang, klinik utama Pupuk Kujang menyiagakan total 10 bed tindakan nan beraksi secara simultan di area pelaksanaan.
“Kita juga tidak melepas pasien. Setelah operasi, kita memberikan akomodasi pemeriksaan lanjutan dan kontrol cuma-cuma untuk pasien, sehingga pasien mendapat jasa sampai sembuh," katanya.
sumber : antara
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·