Jakarta, CNBC Indonesia - Director of Public Policy, Government Affairs & Corporate Communications PepsiCo, Gabrielle Angriani Johny memastikan semua bahan baku nan digunakan perusahaan sesuai dengan standar nan ditetapkan pemerintah. Menurutnya, standar tersebut termasuk kadar toksin dan patokan lain nan sesuai dengan patokan perusahaan dan juga pemerintah.
"Kami mempunyai tanggungjawab kepada masyarakat dan juga pemerintah soal standar bahan baku. Kami memastikan semua sesuai standar izin dalam menggunakan zat-zat tambahan tertentu," jelas dia dalamacara Food Summit 2026 di Menara Bank Mega Jakarta, dikutip Selasa (28/4/2026).
Selain itu, Gabrielle juga mendukung upaya pemerintah dalam perihal keberlanjutan dengan beragam cara, termasuk menggunakan listrik nan berasal dari daya terbarukan, air dari daur ulang, dan banyak perihal lainnya nan sesuai dengan responsibility dan juga sustainable.
Gabrielle juga memastikan di tengah kondisi geopolitik dan bahan baku nan naik, PepsiCo Indonesia tidak bakal menurunkan kualitas.
"Kualitas dan standar tidak bakal diturunkan lantaran nilai bahan baku nan naik. Itu tidak mungkin lantaran standar kami sangat ketat," rinci Gabrielle.
Di sisi lain, Gabrielle juga menyebut bahwabanyak masyarakat nan belum mengerti bahwa bahan baku produk berbobot tidak selalu tersedia di Indonesia. Sehingga tidak heran jika untuk beberapa bahan baku tetap ada nan impor.
PepsiCo Indonesia sebagai produsen makanan ringan diakuinya telah berkomitmen menjalankan ketentuan dan memastikan rantai pasok makanan. "Kami tetap menjalankan komitmen. Tapi kami rasa butuh lebih banyak edukasi masyarakat dan petani. Kami telah kerja sama dengan mitra petani, agar bisa buat produk sesuai industri dan bisa diserap," terangnya. Menurut Gabrielle, pihaknya selalu aktif mengedukasi dan mengembangkan pertanian kentang dan jagung berbareng petani lokal. Upaya ini menjadi salah satu bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong produktivitas dan kualitas petani. "Kami juga upayakan transfer pengetahuan. Ini bisa sigap dan petani bisa mau nerima pengarahan agar hasil bisa meningkat," terangnya.
(dpu/dpu)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·