Puncak Haji Usai, Wamenhaj Minta Petugas tidak Kendorkan Pelayanan Jemaah

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Puncak Haji Usai, Wamenhaj Minta Petugas tidak Kendorkan Pelayanan Jemaah Jemaah haji Indonesia.(MI/Akmal Fauzi)

FASE pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air resmi dimulai sejak Senin (1/6). Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta seluruh petugas haji tetap memberikan pelayanan maksimal hingga jemaah terakhir kembali dengan selamat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dahnil saat melepas keberangkatan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Menurut Dahnil, fase pemulangan merupakan bagian krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji nan memerlukan perhatian serta pengawasan ketat dari seluruh jejeran petugas.

"Alhamdulillah, sebagian jemaah kloter pertama sudah mulai tiba di Tanah Air dengan lancar. Mudah-mudahan seluruh proses melangkah baik hingga akhir masa operasional haji," kata Dahnil.

Ia mengingatkan para petugas agar tidak mengendurkan pelayanan meskipun rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) telah selesai dilaksanakan.

Menurutnya, kerap muncul dugaan keliru bahwa tugas pelayanan telah berhujung pasca-Armuzna. Padahal, proses pemulangan justru menjadi salah satu fase krusial nan menentukan kenyamanan dan keselamatan jemaah.

"Saya selalu mengingatkan petugas jangan kendor. Biasanya setelah Armuzna muncul dugaan tugas sudah nyaris selesai. Padahal masa pemulangan juga sangat krusial lantaran jemaah tetap memerlukan pelayanan terbaik hingga tiba di rumah masing-masing," ujarnya.

Selain memastikan kelancaran transportasi dan kepulangan jemaah, petugas juga diinstruksikan untuk terus mengawal jasa konsumsi serta akomodasi bagi jemaah nan tetap berada di Tanah Suci menunggu agenda terbang.

Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga mengimbau jemaah untuk mematuhi ketentuan maskapai penerbangan mengenai peralatan bawaan. Jemaah diminta menyortir oleh-oleh dan peralatan pribadi sejak di hotel guna menghindari hambatan saat pemeriksaan di bandara.

"Tradisi membawa buah tangan tentu sangat baik. Namun jemaah kudu memperhatikan patokan penerbangan agar proses keberangkatan melangkah lancar dan tidak menimbulkan halangan di bandara," katanya.

Pemerintah berambisi seluruh proses kepulangan jemaah haji Indonesia tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kloter terakhir kembali ke Tanah Air. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia