Banyak orang tua merasa cemas ketika bayi sering gumoh setelah menyusu. Tak sedikit pula nan langsung mengira kondisi tersebut merupakan tanda penyakit masam lambung alias Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Padahal, gumoh pada bayi merupakan kondisi nan sangat umum terjadi dan dalam banyak kasus tetap termasuk proses tumbuh kembang nan normal.
Menurut Anggota Unit Kerja Koordinasi Gastroenterohepatologi IDAI, dr. Sri Kesuma Astuti, Sp.A, Subsp.G.H(K), gumoh alias refluks fisiologis mempunyai perjalanan alamiah nan berbeda dengan GERD.
Bahkan, sekitar 40 persen bayi bakal mengalami gumoh pada usia 2–5 bulan, sehingga rentang usia tersebut menjadi puncak terjadinya gumoh pada bayi.
"Kemudian kejadian gumoh ini seiring bertambahnya usia itu bakal semakin sedikit pada bayi usia 12 bulan. Hanya tinggal di bawah 5% lagi bayi nan mengalami gumoh,” ucapnya dalam aktivitas webinar berbareng IDAI, Selasa (23/6).
Sementara saat bayi memasuki usia sekitar 18–19 bulan, gumoh fisiologis semestinya sudah tidak terjadi lagi. Artinya, selama bayi tetap tumbuh dengan baik, tetap aktif, dan tidak disertai tanda ancaman lainnya, gumoh pada usia beberapa bulan pertama umumnya tidak perlu dikhawatirkan.
Kenapa Bayi nan Sering Gumoh Tidak Selalu Mengalami GERD?
Selain itu, dr. Sri memaparkan bahwa tubuh bayi sebenarnya mempunyai sistem perlindungan alami nan menjaga kerongkongan dari kerusakan. Ketika isi lambung naik ke kerongkongan, masam lambung bakal dinetralkan oleh air liur, lapisan mukosa, dan lendir (mukus) nan melapisi kerongkongan.
Selain itu, aktivitas peristaltik kerongkongan juga bakal membantu mendorong isi lambung agar segera kembali ke lambung sehingga paparan masam tidak berjalan lama. Berkat sistem perlindungan tersebut, kerusakan pada tembok kerongkongan akibat gumoh normal relatif jarang terjadi.
Namun, jika sistem ini tidak bekerja secara optimal, paparan masam lambung dapat menyebabkan peradangan hingga kerusakan pada kerongkongan. Kondisi inilah nan kemudian berkembang menjadi GERD, ialah penyakit refluks masam lambung nan memerlukan penanganan medis.
Jadi, jika gumoh terus bersambung hingga melewati usia nan semestinya alias disertai keluhan lain nan mengarah pada GERD, bayi sebaiknya segera diperiksakan ke master agar penyebabnya dapat dipastikan dan mendapatkan penanganan nan sesuai ya, Moms.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·