Ketua DPR Puan Maharani meminta personil DPR dari wilayah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk terus berkoordinasi dan siaga, menyusul terjadinya gempa bermagnitudo 7,7 di wilayah tersebut.
Hal itu dilakukan untuk membantu mempercepat penanganan dan penyaluran support bagi masyarakat terdampak bencana.
Puan mengatakan DPR telah melakukan kunjungan ke NTT. Dalam kunjungan tersebut, DPR berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah nan turut melakukan peninjauan ke wilayah terdampak.
“Dua hari nan lampau DPR, Bu Sari, Pak Saan, Pak Cucun, ketua dan beberapa personil DPR sudah melakukan kunjungan ke NTT untuk bersinergi dan berkoordinasi dengan wakil pemerintah alias Pak Menteri nan melakukan kunjungan ke sana,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).
Puan menyampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat NTT atas musibah nan terjadi. Dia memastikan DPR berbareng pemerintah bakal bergotong royong untuk mempercepat penanganan.
“Dan tentu saja pada kesempatan ini sekali lagi kami mau menyampaikan duka cita nan mendalam kepada rakyat NTT atas musibah nan terjadi,” ujar Puan.
“Dan NTT tidak sendirian, DPR, pemerintah, unsur-unsur masyarakat, partai politik, insyaallah semuanya bergotong royong untuk segera mempercepat proses alias mempercepat support nan kudu segera dilaksanakan di sana,” lanjutnya.
Puan mengatakan pemerintah juga berencana mengirimkan sejumlah menteri ke NTT pada Rabu (19/8). DPR pun bakal kembali mengirimkan support nan telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Dan mengenai apa nan tadi ditanyakan, besok rencananya pemerintah bakal mengirimkan beberapa menteri untuk pergi ke sana,” kata Puan.
“Tadi kami juga sudah berkoordinasi, kami bakal mengirimkan support nan kemarin sudah dicek apa saja nan dibutuhkan,” sambungnya.
Setelah support dikirimkan, DPR bakal kembali melakukan rapat berbareng pemerintah untuk membahas kebutuhan dalam proses tanggap darurat.
“Setelah itu baru kita bakal melakukan rapat koordinasi lagi dengan pemerintah mengenai dengan apa-apa nan kemudian dibutuhkan dalam proses tanggap darurat ini sehingga bisa dipercepat prosesnya,” ujar Puan.
Puan juga menugaskan personil DPR dari dapil NTT untuk berada dalam posisi siaga di wilayah tersebut. Mereka diminta terus berkoordinasi untuk mengetahui kebutuhan di lapangan sekaligus membantu komunikasi mengenai penanganan bencana.
“Dan tentu saja kami juga menugaskan teman-teman personil DPR dari dapil NTT untuk bisa terus berkoordinasi dan standby di sana untuk melakukan hal-hal nan diperlukan dan berkomunikasi nan dibutuhkan,” kata Puan.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan duka cita mendalam atas musibah gempa bumi bermagnitudo 7,7 nan melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dasco mengatakan, DPR telah mengirimkan perwakilan ke NTT pada Minggu (16/8) lalu. Tak berakhir pada kunjungan itu, DPR juga kembali menugaskan sejumlah ketua dan personil untuk berangkat lagi ke NTT pada besok hari, Rabu (19/8).
“Kemudian diinformasikan pada besok hari, ketua DPR juga telah menugaskan beberapa ketua dan personil DPR beserta menteri finansial dan beberapa menteri mengenai lainnya untuk berangkat ke NTT,” kata Dasco.
“Untuk kemudian memberikan bantuan-bantuan serta mendorong relokasi anggaran nan dianggap perlu,” tambah dia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·