PTDI Genap 50 Tahun, Menaker Dorong Jadi Center of Excellence SDM Kedirgantaraan

Sedang Trending 53 menit yang lalu
Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menghadiri Peresmian Dirgantara Indonesia Training Center di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Sabtu (29/8/2026). Foto: Abisatya Ramdhani/kumparan

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) genap berumur 50 tahun. Momentum separuh abad perusahaan industri kedirgantaraan nasional itu turut ditandai dengan peresmian Training Center PTDI oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli, pada Sabtu (29/8) di PT Dirgantara Indonesia, Bandung.

Menaker mengatakan, keberadaan Training Center tersebut menjadi langkah krusial dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) kompeten nan dibutuhkan industri kedirgantaraan. Fasilitas itu diharapkan dapat menjadi salah satu Center of Excellence alias pusat unggulan pengembangan SDM di bagian kedirgantaraan.

Menaker mengungkapkan, peresmian Training Center PTDI mempunyai makna tersendiri baginya. Ia mengaku pernah menjalani tugas akhir di PTDI ketika tetap menempuh pendidikan.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli dan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Gita Amperiawan, saat memberikan keterangan usai Peresmian Dirgantara Indonesia Training Center di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Sabtu (29/8/2026). Foto: Abisatya/kumparan

“Kalau diundang ke sini, ada dua kebahagiaan. Kebahagiaan pertamanya lantaran diundang ke Bandung, dan kebahagiaan keduanya diundang ke tempat saya tugas akhir,” kata Yassierli.

Ia mengaku tidak melupakan jasa PTDI dalam perjalanan pendidikannya. Karena itu, Menaker menyatakan siap mendukung pengembangan Training Center PTDI sebagai bagian dari upaya pemerintah menjawab tantangan ketenagakerjaan.

Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak hanya berangkaian dengan keahlian alias skill, tetapi juga sertifikasi dan pengakuan kompetensi secara luas.

“Skill, certification, recognition. Tiga ya. Ada nan punya skill tapi jika certification-nya tidak ada, problem kita,” ujarnya.

Karena itu, Training Center PTDI diharapkan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja nan mempunyai keterampilan, tetapi juga tenaga kerja bersertifikasi nan kompetensinya dapat diakui di tingkat nasional maupun internasional.

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli dan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Gita Amperiawa menghadiri Peresmian Dirgantara Indonesia Training Center di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Sabtu (29/8/2026). Foto: Abisatya Ramdhani/kumparan

Sementara itu, Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawa, menjelaskan sertifikasi memang menjadi salah satu persyaratan krusial bagi SDM nan bekerja di industri kedirgantaraan, termasuk sektor maintenance, repair and overhaul (MRO).

“Training Center nan kami bangun ini sebetulnya adalah menyiapkan SDM bersertifikasi. Karena salah satu persyaratan untuk bisa SDM tersebut di bumi kedirgantaraan termasuk MRO adalah certified,” ujar Gita.

Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, Training Center PTDI juga mempunyai kesempatan untuk menyiapkan tenaga kerja nan dibutuhkan industri aviasi internasional. Gita menyebut pihaknya telah memandang adanya permintaan tenaga kerja terampil dari sejumlah negara, termasuk Korea Selatan dan Uni Emirat Arab.

“Kita memandang bahwa demand di luar negeri cukup besar juga,” katanya.

Menaker berambisi PTDI dapat menjadi benchmark alias role model pengembangan SDM kedirgantaraan melalui konsep training nan terintegrasi dengan industri.

Ia mengatakan, pemerintah nantinya juga bakal mengembangkan model serupa untuk sejumlah sektor lain, seperti pertambangan, minyak dan gas, teknologi informasi, kesehatan hingga otomotif.

“Semoga ini bisa menjadi percontohan, role model, integrated training center dengan industri dalam dan luar negeri, dengan modul kurikulum nan ter-update, dan menghasilkan lulusan-lulusan nan bisa direkognisi tidak hanya nasional, tapi juga internasional,” kata Menaker.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan