PTBA Dorong Respons Cepat dan Berkolaborasi Bantu Penanganan Karhutla

Sedang Trending 56 menit yang lalu
PT Bukit Asam melalui kegunaan Accident & Fire Management (A&FM) bantu penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Muara Enim, Sumatera Selatan. Foto: Dok. PT Bukit Asam

Anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat kontribusinya dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui upaya pencegahan, kesiapsiagaan, serta respons sigap terhadap kondisi darurat.

Melalui kegunaan Accident & Fire Management (A&FM), PTBA mendukung aktivitas pengendalian dan pemadaman Karhutla, baik di dalam maupun di luar area operasional perusahaan. Langkah tersebut dilakukan secara cepat, efektif, dan terkoordinasi guna meminimalkan akibat kebakaran terhadap manusia, aset, dan lingkungan.

Sepanjang Agustus 2026, A&FM PTBA menangani 77 kejadian Karhutla, nan terdiri dari 61 kejadian di area tambang dan 16 kejadian di area non-tambang. Dengan demikian, secara kumulatif sejak 1 Januari hingga 31 Agustus 2026, terdapat 96 kejadian Karhutla nan telah ditangani.

Penanganan Karhutla di area tambang dilaksanakan melalui sinergi A&FM PTBA berbareng sejumlah mitra kerja, ialah PT PAMA, PT SBS, PT PPA, PT AMM, dan PT BAK. Kolaborasi mencakup pengerahan personel, support sarana dan prasarana, penyediaan peralatan pemadaman, hingga koordinasi operasional di lapangan.

Selain memperkuat pengamanan area operasional dan wilayah Ring 1, PTBA juga mempunyai tim rescue nan tersebar di sejumlah wilayah untuk mendukung respons terhadap kondisi darurat secara lebih luas. Tim rescue PTBA berada di wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan, sehingga dapat dikerahkan untuk mendukung penanganan Karhutla maupun keadaan darurat lainnya sesuai kebutuhan dan hasil koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat.

Sebagai bagian dari sinergi dalam ekosistem MIND ID, PTBA turut memberikan support penanganan Karhutla kepada PT BAI di Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam penyelenggaraan support tersebut, PTBA mengerahkan lima personel untuk membantu penanganan kebakaran di lokasi.

PT Bukit Asam bekerja-sama dalam ekosistem MIND ID dalam membantu penanganan Karhutla di Mempawah, Kalimantan Barat. Foto: Dok. PT Bukit Asam

Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengungkapkan bahwa penanganan Karhutla memerlukan kesiapan sumber daya, kecepatan respons, serta kerjasama lintas pihak agar setiap kejadian dapat ditangani secara efektif.

“PTBA berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons dalam menghadapi Karhutla. Dengan support tim rescue nan tersebar di Sumatera Selatan dan Kalimantan, serta sinergi dengan mitra kerja, MIND ID, pemerintah, TNI/Polri, dan masyarakat, kami berupaya memastikan setiap kejadian dapat direspons secara sigap dan terkoordinasi. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab PTBA dalam menjaga keselamatan manusia, aset, dan lingkungan secara berkelanjutan,” jelas Bambang.

PT Bukit Asam bantu penanganan Karhutla di Mempawah, Kalimantan Barat. Foto: Dok. PT Bukit Asam

Penanganan Karhutla juga menjadi bagian dari komitmen PTBA dalam membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Perusahaan terus memperkuat koordinasi antara tim internal, mitra kerja, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.

Bambang menekankan, melalui kerjasama nan berkepanjangan dan penguatan kapabilitas sumber daya, PTBA berupaya meningkatkan keahlian respons terhadap potensi maupun kejadian Karhutla, sekaligus mendukung perlindungan lingkungan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Upaya tersebut sejalan dengan komitmen PTBA untuk menjalankan aktivitas operasional secara bertanggung jawab dengan mengedepankan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta kontribusi positif bagi masyarakat,” tutup Bambang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan