Pertemuan antara ketua Bacadnas dan jejeran Pimpinan Pusat PPM di Kantor Bacadnas, Salemba, Jakarta, Kamis (18/6).(MI/HO)
BADAN Cadangan Nasional (Bacadnas) secara resmi membuka kesempatan bagi organisasi kepemudaan untuk terlibat aktif dalam penguatan ketahanan nasional. Langkah strategis ini diawali dengan rencana pelibatan Pemuda Panca Marga (PPM) dalam program Bela Negara dan Komponen Cadangan (Komcad).
Sinergi tersebut mengemuka dalam pertemuan antara ketua Bacadnas dan jejeran Pimpinan Pusat PPM di Kantor Bacadnas, Salemba, Jakarta, Kamis (18/6).
Kepala Bacadnas, Letjen TNI Gabriel Lema, menyambut positif kesiapan organisasi family besar veteran tersebut untuk berkontribusi bagi negara.
“Zaman sekarang ini sudah jarang sekali kita mendengar adanya perbuatan baik tanpa pamrih. Saya sangat berbesar hati memandang PPM tetap sangat giat dan semangat melakukan baik untuk masyarakat tanpa pamrih,” ujar Gabriel Lema saat menerima paparan dari pengurus PPM.
Sinergi Kekuatan Kader
Gabriel menilai, organisasi kemasyarakatan nan mempunyai jaringan kader luas hingga ke wilayah seperti PPM mempunyai potensi besar dalam mendukung program pemerintah. Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk segera menindaklanjuti koordinasi teknis agar kerjasama ini dapat segera direalisasikan.
“Segera fungsikan dan sinergikan kekuatan PPM di bawah program Bacadnas,” tegasnya.
Ketua Umum PP PPM, Patriani Paramita Mulia, menegaskan bahwa sebagai anak cucu veteran, personil PPM mempunyai tanggung jawab moral untuk menjaga kedaulatan bangsa. Selama ini, PPM telah aktif dalam beragam aktivitas sosial, pendidikan, hingga penanggulangan bencana.
“Kami siap difungsikan secara ahli dan diikutsertakan dalam program-program Bacadnas,” kata Paramita.
Kesiapan Infrastruktur Organisasi
Dalam pertemuan tersebut, jejeran pengurus PPM memaparkan bahwa organisasi telah mempunyai sistem kaderisasi nan terstruktur. Sekretaris Jenderal PPM, Moch Taufik, menjelaskan bahwa struktur komando Resimen Yudha Putra sudah terkoordinasi dengan jejeran TNI di beragam wilayah.
Selain itu, personil PPM juga dibekali dengan training unik nan melibatkan lembaga resmi, sebagaimana dirinci dalam tabel berikut:
| Pendidikan & Latihan Dasar Militer | TNI (Rindam & Batalyon Infanteri) | Kaderisasi kebangsaan dan kesiapan fisik/mental. |
| Search and Rescue (SAR) | Balai Diklat SAR | Kesiapsiagaan dalam penanganan musibah nasional. |
Pertemuan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Bacadnas, di antaranya Sekretaris Bacadnas Marsekal Muda Novlamirsyah, Kepala Pusat Veteran Brigjen Asep Tardiana, Kepala Pusat Bela Negara Brigjen Parluhutan Marpaung, dan Kepala Pusat Komcad Brigjen Hengki Yuda Setiawan. Hadir pula perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai pembina utama PPM. (Z-1)
Pertemuan ini menjadi forum awal untuk membangun sinergi berkepanjangan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam memperkokoh pilar ketahanan nasional melalui jalur umum Bela Negara dan Komponen Cadangan.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·