Kecelakaan antara rangkaian KRL tujuan Kampung Bandan-Cikarang dengan KA Argo Bromo pada Senin (27/4) malam di Stasiun Bekasi Timur menewaskan 14 orang dan melukai puluhan penumpang lainnya.
Kejadian ini diawali saat taksi Green SM mogok di perlintasan kereta Ampera, Bekasi Timur. Taksi nan mogok tidak dapat dievakuasi, sehingga tertabrak oleh KRL nan sedang melintas.
Sementara di Stasiun Bekasi Timur, KRL tujuan Kampung Bandan-Cikarang sedang berakhir menanti situasi kondusif akibat KRL menabrak taksi Green SM. KRL nan sedang menanti situasi kondusif itu kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo.
Profil Taksi Green SM
Mengutip situs resmi Green SM, Selasa (28/4), taksi listrik ini diluncurkan pada 6 Maret 2023 oleh ketua Vingroup, Pham Nhat Vuong, dengan nama Green and Smart Mobility (GSM). Green SM menjadi perusahaan nan konsentrasi pada penyewaan kendaraan ramah lingkungan dan cerdas, serta menjadi pionir kendaraan listrik multi-platform.
Green SM beraksi dalam dua jasa utama, ialah pemesanan mobil listrik dan penyewaan mobil serta sepeda mobil listrik, dengan investasi mencapai 20 ribu mobil dan 60 ribu sepeda motor. Tak hanya menyediakan jasa perjalanan dengan kendaraan listrik, Green SM juga menyewakan kendaraan kepada perusahaan transportasi untuk memenuhi kebutuhan opsi transportasi nan ramah lingkungan.
Green SM mempunyai misi meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di masyarakat sembari memperkenalkan kenyamanan, kecerdasan, dan keberlanjutan.
Tak hanya itu, Green SM juga berkomitmen memperkenalkan kendaraan listrik VinFast secara luas, menciptakan kebiasaan baru nan pandai dan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Layanan Green SM seluruhnya beraksi menggunakan mobil listrik VinFast, dengan tujuan menciptakan generasi taksi tanpa aroma bensin, kebisingan mesin, baik untuk kesehatan pengguna dan ramah lingkungan.
Tanggapan Resmi Green SM Pasca Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo
Green SM Indonesia dalam pernyataannya telah menyampaikan info nan relevan kepada pihak berkuasa serta mendukung penuh proses investigasi nan sedang berlangsung.
"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan nan tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan jasa secara berkelanjutan," kata Green SM Indonesia dalam pernyataannya di Instagram.
Green SM Indonesia juga menyampaikan duka cita kepada korban dan family korban kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo.
"Saat ini, kejadian tersebut tetap dalam proses investigasi dan belum terdapat konklusi resmi dari pihak berwenang. Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas mengenai dengan menyampaikan info nan relevan serta mendukung jalannya investigasi," ujar Green SM Indonesia.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·