Rohman Wibowo
, Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |07:19 WIB

KAI telah merinci kebutuhan sarana perkeretaapian untuk periode lima tahun ke depan. (Foto: Okezone.com/Feby Novalius)
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memproyeksikan akuisisi terhadap PT Industri Kereta Api (INKA) dapat dituntaskan pada November 2026.
Aksi korporasi ini diambil sebagai upaya memperkuat struktur industri perkeretaapian di dalam negeri sekaligus mengoptimalkan efisiensi rantai pasok secara menyeluruh.
Sesuai dengan cetak biru nan telah disusun, integrasi operasional kedua perusahaan pelat merah tersebut dijadwalkan mulai melangkah efektif pada 2027. Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI, I Gede Darmayusa, menjelaskan bahwa sasaran penandatanganan akuisisi diharapkan selesai pada akhir 2026 sehingga agenda strategis lanjutan dapat segera diimplementasikan pada tahun berikutnya.
"Roadmap kami di tahun 2026 ini, kami harapkan pada bulan November penandatanganan akuisisi INKA sudah terjadi. Sehingga pada 2027, roadmap nan sudah kami buat bersama-sama bisa mulai dikerjakan, termasuk engagement dengan technology mitra alias principal, serta persiapan untuk upaya MRO," ujar Gede, Jumat (5/6/2026).
Rencana konsolidasi ini juga memperoleh support penuh dari Danantara. Pada pertengahan Mei lalu, lembaga tersebut telah memberikan mandat resmi kepada manajemen KAI dan INKA untuk segera melaksanakan proses uji tuntas (due diligence) serta kajian komprehensif mengenai skema integrasi kedua entitas tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·