
Produsen Otomotif Ini Jalin Kolaborasi Terkait Bisnis Senjata AS (Dok Instagram/@generalmotors)
JAKARTA - Pentagon telah mendorong produsen mobil untuk memainkan peran nan lebih besar dalam kompleks industri militer. General Motors mematuhinya dengan mengumumkan nota kesepahaman dengan Lockheed Martin.
1. Kolaborasi GM-Lockheed Martin
Kemitraan ini "difasilitasi" oleh Departemen Perang dan bermaksud untuk "memperkuat pedoman industri manufaktur dan pertahanan Amerika." Demikian laporan Carscoops, dikutip Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan ketentuan kesepakatan, GM Defense dan Lockheed Martin bakal menjajaki kesempatan untuk mempercepat pengiriman senjata dan keahlian pertahanan nan penting.
Rinciannya tetap belum jelas. Namun, kemitraan ini bermaksud menggabungkan skill militer Lockheed dengan keahlian teknik dan manufaktur GM.
"(GM mengatakan upaya awal bakal menjajaki langkah untuk-red) Mempercepat kesiapan produksi dan menerapkan pendekatan manufaktur komersial nan telah terbukti untuk mendukung persyaratan produksi pertahanan," katanya.
Produsen mobil tersebut menambahkan kerjasama ini mempunyai tiga tujuan utama.
"(termasuk-red) memperkuat rantai pasokan pertahanan, memajukan keahlian manufaktur dan desain, dan mengevaluasi kesempatan untuk memperluas kapabilitas produksi melalui skill dan prasarana manufaktur komersial," tuturnya.
Produksi tampaknya menjadi salah satu tema utama. COO Lockheed Martin, Frank St. John, menyinggung perihal ini.
“Keamanan Amerika tidak hanya berjuntai pada pengembangan teknologi canggih, tetapi juga pada keahlian kita untuk memproduksinya dengan cepat, andal, dan dalam skala besar,” ujarnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·