Produksi sebum berlebih dapat memicu wajah kusam dan jerawat.(Dok. Magnific)
PRODUKSI sebum alias minyak alami nan berlebihan sering kali dianggap sebagai tanda kulit lembap, namun kondisi ini justru berisiko memicu wajah tampak kusam. Penumpukan minyak nan bercampur dengan sel kulit mati, debu, dan kotoran menjadi penyebab utama hilangnya kecerahan alami kulit wajah.
Mengutip info dari Halodoc, wajah kusam dan berminyak adalah dua kondisi nan saling berkaitan. Kelenjar sebasea nan terlalu aktif memproduksi sebum dapat menyumbat pori-pori, meningkatkan akibat munculnya komedo, jerawat, hingga merusak tekstur kulit menjadi lebih kasar.
Ciri-Ciri Wajah Kusam Akibat Minyak Berlebih
Tanda utama nan sering muncul adalah kilap berlebih pada area T-zone (dahi, hidung, dan dagu), terutama setelah beberapa jam beraktivitas. Selain itu, pori-pori bakal tampak lebih besar dan kulit terlihat mempunyai warna nan tidak merata alias condong lebih gelap di area tertentu akibat penumpukan kotoran.
Bagi pengguna riasan, produksi sebum tinggi juga menyebabkan makeup susah menempel dengan sempurna. Foundation alias bedak condong lebih sigap luntur, bergeser, alias terlihat pecah (cakey) dalam waktu singkat.
Penyebab Produksi Sebum Meningkat
Beberapa aspek utama nan memengaruhi produksi minyak meliputi:
- Genetik: Faktor keturunan dari family dengan jenis kulit berminyak.
- Hormon: Perubahan hormon saat pubertas, menstruasi, kehamilan, alias stres.
- Skincare nan Salah: Penggunaan produk berbahan keras nan merusak skin barrier, sehingga kulit bereaksi dengan memproduksi lebih banyak minyak.
- Gaya Hidup: Pola makan tinggi gula, kurang tidur, serta paparan polusi dan sinar mentari tanpa perlindungan.
Langkah Perawatan dan Pencegahan
Untuk mengatasi masalah ini, disarankan membersihkan wajah dua kali sehari dengan pembersih lembut tanpa kandungan alkohol tinggi. Melakukan eksfoliasi rutin 1-2 kali seminggu menggunakan produk AHA alias BHA sangat efektif untuk mengangkat sel kulit meninggal nan menyumbat pori.
Selain itu, penggunaan pelembap berbahan dasar air (water-based) dan tabir surya non-comedogenic tetap wajib dilakukan meski kulit berminyak. Penggunaan masker clay alias charcoal secara berkala juga dapat membantu menyerap kelebihan minyak secara mendalam.
Menjaga pola hidup sehat dengan memperbanyak konsumsi air putih, buah, dan sayuran, serta memastikan pembersihan makeup secara menyeluruh sebelum tidur, menjadi kunci utama dalam mencegah wajah kusam kembali muncul. (Halodoc/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·