Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memergoki seorang laki-laki nan kedapatan kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor pada Minggu (6/8) malam.
Dalam video nan diunggahnya, tampak awalnya Jenal sedang memimpin pembersihan sejumlah akomodasi publik. Salah satunya Alun-alun Kota Bogor. Kemudian dia mendapati seorang laki-laki tengah buang air mini di tengah taman tersebut.
“Wei! Nu kencing di dieu, leu. Tuh, tuh, tuh,” kata Jenal sembari menunjuk ke arah laki-laki tersebut.
Pria itu kemudian meminta maaf. Namun, Jenal tetap memberikan teguran keras lantaran tindakan tersebut dilakukan di tengah upaya pemerintah menjaga kebersihan area Balai Kota Bogor.
“Itu kemarin baru dibersihin sama saya ya,” ujar Jenal.
Jenal mengingatkan bahwa akomodasi toilet telah tersedia dan dapat digunakan secara gratis. Ia meminta penduduk tidak lagi membiasakan diri buang air mini sembarangan.
“Kebiasaan Anda kaya binatang. Itu toilet ada di sana!” tegas Jenal.
Pria tersebut mengaku siap menerima teguran. Jenal kemudian meminta laki-laki itu menunjukkan kartu identitas.
Dalam rekaman tersebut, Jenal juga menyoroti kondisi area nan sebelumnya baru dibersihkan. Menurutnya, tetap adanya penduduk nan buang air mini sembarangan dapat membikin lingkungan kembali kotor dan menimbulkan aroma tidak sedap.
“Ini pelakunya kencing sembarangan nih,” ucapnya.
Jenal mengatakan, saat kejadian sejumlah pejabat berada di lingkungan Balai Kota Bogor. Ia menyayangkan laki-laki tersebut tetap melakukan tindakan tersebut meski mengetahui adanya pejabat di lokasi.
“Kamu tahu nggak lagi ada Wakil Wali Kota, ada Sekda, noh tetap berani kencing di hadapan orang,” katanya.
Jenal menjelaskan, saat itu dirinya tengah melakukan penyemprotan di area Kota Bogor untuk mengurangi debu sekaligus menjaga kenyamanan warga.
“Lihat atuh, saya lagi nyemprot ieu Bogor, banyak debu, buat penduduk juga. Itu toilet ada, saya sediakan gratis,” ujar Jenal.
Selain menegur pelaku, Jenal turut menyoroti pengawasan di area Balai Kota Bogor, khususnya pada malam hari. Ia meminta petugas mengevaluasi sistem penjagaan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Menurut Jenal, pemerintah terus berupaya menjaga Kota Bogor agar tetap bersih dan tertata. Karena itu, masyarakat juga diminta ikut menjaga kebersihan serta menggunakan akomodasi nan telah disediakan.
“Kita mah jaga kota ini biar rapi, biar bersih,” katanya.
Sebagai tindakan sementara, laki-laki nan kedapatan kencing sembarangan tersebut disebut bakal diberikan hukuman sosial. Dalam video, Jenal menyebut laki-laki itu diminta membantu melakukan penyemprotan di area tersebut.
“Kita cek sanksinya, sementara dia suruh semprot dulu,” pungkasnya.
31 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·