Seorang laki-laki di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menyerang kakak kandungnya sendiri hingga tewas. Pelaku berjulukan Sapari (62) itu diduga mengalami gangguan jiwa.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa (23/6) sekitar pukul 17.45 WIB di kediaman mereka di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Kepala Desa Tratebang, Pronisah, mengatakan korban meninggal bumi berjulukan Ruwah (68) nan merupakan kakak dari pelaku. Ia dibacok menggunakan senjata tajam.
"Saya ditelepon penduduk bahwa Pak Ruwah ditusuk Pak Sapari. Kemudian saya menghubungi perangkat desa dan langsung menuju lokasi," ujar Pronisah kepada wartawan, Rabu (24/6).
Ia menyebut, luka nan diderita Ruwah banget parah apalagi organ dalamnya sempat terburai keluar perut.
"Bagian kepala belakang dekat telinga mengalami luka parah. Kemudian bagian perut juga mengalami luka hingga organ dalamnya keluar," sebut dia.
Tak hanya menyerang Ruwah hingga tewas, pelaku juga menyerang anak Ruwah berjulukan Darmanah. Darmanah apalagi mengalami luka di bagian kepala dan tubuh.
"Jadi korban meninggal itu kakak kandungnya. Kalau nan korban wanita itu keponakannya," jelas Pronisah.
Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiharto mengatakan, pelaku langsung ditangkap tidak lama setelah kejadian. Proses pemindahan berjalan cukup hati-hati lantaran penduduk tidak berani mendekati pelaku usai kejadian.
"Alhamdulillah kami sukses mengevakuasi pelaku dari TKP dan sukses kami amankan di Mapolsek Wiradesa," imbuh Maman.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menemukan peralatan bukti nan diduga digunakan dalam tindakan penyerangan tersebut.
"Barang bukti sudah ditemukan, dibuang di belakang rumah di tumpukan sampah," sebut dia.
Terkait motif, polisi menduga tindakan tersebut dipicu kondisi psikologis pelaku nan sedang kambuh.
"Pemicunya kemungkinan lantaran si pelaku ini mengalami gangguan jiwa. Jadi mungkin pas waktu kambuh menyerang family sendiri," kata Maman.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·