Pria di Depok Curi Sepeda di Depan Mushola, Dikembalikan 2 Hari Kemudian

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Rekaman CCTV saat pelaku curi sepeda di mushola di Depok. Foto: Dok. Istimewa

Kasus pencurian sepeda anak terjadi di depan Mushola Al-Ikhwan, Kampung Pulo RT 004/RW 009, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Aksi pelaku terekam CCTV.

Dalam video tersebut, tampak korban datang mengendarai sepeda. Kemudian, korban masuk ke mushola untuk salat. Beberapa saat kemudian, datang pelaku nan mengambil sepeda tersebut.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan, peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 18.12 WIB. Korban, Arkan, saat itu datang ke mushola untuk menunaikan salat Magrib dengan mengendarai sepedanya.

"Berawal Arkan (korban) saat itu sedang menggunakan sepeda Polygon dan beriktikad ke mushola untuk ibadah Magrib. Setelah selesai dan hendak pulang, korban kaget lantaran sepeda nan ditaruh di depan mushola sudah tidak ada," kata Hendra.

Mengetahui sepedanya hilang, penduduk berbareng Ketua RT 04/RW 09, Hamzah, langsung memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) mushola. Dari rekaman tersebut terlihat seorang pelaku bertindak seorang diri dan membawa kabur sepeda milik korban.

Polisi Cek TKP, Pelaku Kembalikan Sepeda

Menindaklanjuti info nan beredar di media sosial, personel Unit Reskrim dan SPKT III Polsek Pancoran Mas langsung mendatangi letak kejadian.

AKP Hendra mengatakan, petugas tiba di letak pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 00.04 WIB.

"Menyikapi kejuaraan melalui media sosial, personil Reskrim dan SPKT III Polsek Pancoran Mas telah melakukan pengecekan ke TKP dan berjumpa dengan Ketua RT 04/RW 09, Bapak Hamzah. nan berkepentingan membenarkan adanya peristiwa pencurian sepeda anak di wilayah tersebut," ujar AKP Hendra.

Pelaku Kembalikan Sepeda

Dua hari kemudian terjadi perkembangan. Pada Selasa (4/8) sekitar pukul 01.30 WIB, pelaku datang dan mengembalikan sepeda milik korban.

"Kami mendapatkan info jika sepedanya sudah ditemukan. Namun, sampai saat ini pelaku tetap dalam proses penyelidikan polisi," kata AKP Hendra.

AKP Hendra mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan.

"Kami mengimbau kepada penduduk agar tidak meninggalkan kendaraan di tempat umum tanpa pengawasan dan menggunakan kunci pengaman ganda, meskipun hanya ditinggal sebentar," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan