Presiden Jerman Sebut Indonesia Faktor Stabilitas Penting di ASEAN

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier menilai Indonesia merupakan aspek krusial dalam menjaga stabilitas area Asia Tenggara.

Menurut dia, Indonesia tidak hanya menyadari peran strategis tersebut, tetapi juga terus mengembangkannya melalui beragam kerja sama internasional.

Hal itu disampaikan Steinmeier dalam konvensi pers berbareng Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (15/6).

"Dan Indonesia merupakan aspek stabilitas krusial di dalam area ASEAN. Dan kami memandang bahwa Indonesia tidak hanya percaya bakal peran itu tapi makin mengembangkan peran pentingnya ini. Dan di samping politik keamanan, termasuk perlindungan lingkungan dan sebagainya, Indonesia bekerja sama dengan kami dengan sangat serius," kata Steinmeier.

Steinmeier juga berambisi perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) nan telah berjalan cukup lama dapat segera dituntaskan dan ditandatangani.

"Indonesia dan Jerman juga ada kemauan berbareng untuk mengadakan kerangka nan baik untuk perdagangan dan ekonomi. Kami minta perjanjian Indonesia-Eropa CEPA itu nan perundingan terselesaikan sesudah waktu nan lama akhirnya juga ditandatangani. Dan dengan itu sampai 90 persen dari bea cukai ditiadakan. Dan kami juga di Jerman merasa tetap bertanggung jawab untuk segera meratifikasikan perjanjian ini," ujarnya.

Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) bersalaman dengan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Menurut Steinmeier, kesepakatan tersebut mempunyai potensi besar dalam meningkatkan investasi dan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

"Dan perjanjian ini mengandung potensi nan sangat besar dan dengan itu dimungkinkan investasi baru dan juga memberi kesempatan bagi perusahaan mini dan menengah dari Jerman untuk mereka dibuka jalan untuk mengadakan investasi di Indonesia, dan juga pertumbuhan ekonomi nan meningkat, dan kerja sama nan lebih erat antara perusahaan Jerman dan Indonesia di bagian penemuan dan riset," tandas dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan