Jakarta - Polisi menangkap tiga orang preman nan memalak tukang bubur di Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus) dengan dalih 'uang keamanan'. Setelah diperiksa, ketiga pelaku berinisial TDT (26), DA (36) dan OP (36) positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.
"Cek urine dengan hasil ketiganya positif metamphetamine," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo saat dihubungi, Jumat (10/4/2026).
Polisi menyita sejumlah peralatan bukti termasuk senjata tajam nan digunakan untuk menakut-nakuti korban. Polisi tetap memeriksa pelaku.
"Membawa 3 orang pelaku ke Polsek untuk diambil keterangan. Menyita peralatan bukti sajam (senjata tajam)," ujarnya.
Aksi pemalakan itu viral di media sosial, Jumat (10/4) tampak pelaku mengambil mangkok bubur di gerobak korban. Pelaku lampau memecahkannya hingga pecahan mangkok berserakan.
Para pelaku menghancurkan mangkuk korban lantaran tak diberi 'uang keamanan'. Dhimas mengatakan, pelaku juga menakut-nakuti bakal menusuk korban andaikan permintaannya tidak dipenuhi.
"Pelapor sedang jual beli bubur di TKP datang 3 (tiga) orang pelaku meminta duit jatah keamanan sebesar Rp 300.000 sembari menakut-nakuti bakal menusuk andaikan tidak diberikan," kata Dhimas.
(wnv/whn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·