Pramono: Tak Boleh Ada Pak Ogah di Jalan Rasuna Said

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai peresmian Call Center Dishub di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) alias Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta tidak ada lagi Pak Ogah di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Menurutnya, keberadaan Pak Ogah justru dapat membikin arus lampau lintas di area tersebut tersendat.

Hal itu disampaikan Pramono melalui unggahan di akun IG pribadinya @pramonoanungw, Rabu (12/8).

“Rasuna Said ada Pak Ogah, gak boleh ada. Kenapa? nan namanya Pak Ogah itu bakal mendapatkan duit jika ada nan macet,” kata Pramono.

Pramono menyebut kondisi lampau lintas di Rasuna Said sekarang lebih lancar setelah keberadaan Pak Ogah ditiadakan.

“Begitu Pak Ogahnya gak ada sekarang Rasuna Saidnya lancar,” ujarnya.

Lalu Lintas Jalan H.R Rasuna Said pada Hari Raya Idul Adha, Jakarta (27/5/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Menurut Pramono, keberadaan Pak Ogah tidak sesuai dengan upaya Jakarta membangun gambaran sebagai kota global. Ia menyinggung posisi Jakarta nan sekarang berada di ranking 71 dalam pemeringkatan kota global.

“Masa kota global, ranking 71, tetap begitu langkah berpikirnya,” kata Pram.

Pramono juga meminta jejeran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih aktif mengambil langkah untuk mengatasi persoalan di lapangan. Ia memastikan bakal mendukung jejeran nan mengambil keputusan untuk kepentingan perbaikan kota.

“Saya meminta kepada seluruh jajaran, perangkat daerah, kita kudu lebih proaktif,” ujarnya.

“Saya sebagai Gubernur pasti bakal men-support, mem-backup saudara-saudara sekalian dalam mengambil keputusan,” pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan