Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti maraknya tindakan tawuran di area Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurutnya, perlu tindakan tegas dari abdi negara penegak norma agar kasus nan sama tidak berulang.
“Untuk tawuran, saya sudah mendapatkan laporan dari Wali Kota Jakarta Pusat (Arifin) dan saya minta untuk diambil tindakan tegas berbareng abdi negara penegak hukum,” kata Pramono usai aktivitas Halal Bihalal Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB di area Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/4).
Menurutnya, pendekatan tegas kudu dilakukan guna memberikan pengaruh jera dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
“Karena ini kan berulang. Satu, dua, tiga kali kan? Dan itu agar tidak terulang kembali,” lanjutnya.
Sebelumnya, kericuhan antarwarga pecah di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Jumat (17/4) malam. Akibatnya, dua gerobak buah milik penduduk gosong terbakar.
Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengatakan peristiwa itu bermulai dari gesekan antara RW 11 dan RW 5 Petamburan. Mereka saling menembakkan petasan.
“Yang semalam terjadi adalah adanya gesekan antara RW 11 dan RW 5 Kelurahan Petamburan,” kata Dhimas saat dihubungi, Sabtu (18/4).
“Adanya tembakan petasan alias kembang api nan mengarah ke masing-masing RW tersebut sehingga memprovokasi terjadinya gesekan antarwarga,” ucap Dhimas.
Akibat kejadian itu, dua gerobak buah milik penduduk gosong terbakar. Video saat gerobak tersebut terbakar pun beredar dan viral di media sosial.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·