Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta mengungkapkan bahwa dirinya dan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah nan sekarang berada di pemerintahan kerap menghadapi beragam kritik dan tekanan setiap hari.
Hal itu disampaikan Anis saat memberikan sambutan dalam Bimbingan Teknis Nasional (Bimtek) II Partai Gelora di Jakarta Pusat, Sabtu (13/6).
"Saudara-Saudara sekalian, sebenarnya nasib Saudara juga sama dengan saya, dengan Pak Fahri nan sekarang ada di kabinet, nan sekarang sedang diprotes tiap hari. Digoyang tiap hari," kata Anis.
Anis mengatakan berada di dalam pemerintahan memerlukan keahlian tersendiri untuk mengelola beragam dinamika nan muncul. Menurut dia, keberhasilan secara individual belum tentu cukup andaikan secara keseluruhan keahlian pemerintahan menghadapi persoalan.
"Dan lantaran itu, ini juga memerlukan satu skill tersendiri untuk mengelola situasi ketika kita ada dalam pemerintahan. Tapi pada waktu nan sama, kita mungkin secara individual bisa perform, tapi jika secara keseluruhannya tidak misalnya, itu juga bakal jadi masalah," ujarnya.
Anis menilai situasi nan dihadapi Indonesia saat ini tidak terlepas dari kondisi dunia nan turut memberikan tekanan kepada banyak negara. Ia menilai, tantangan utama nan dihadapi beragam negara saat ini adalah gimana bisa memperkuat di tengah ketidakpastian.
"Tapi memang ada situasi makro nan sekarang ini membikin seluruh negara ada dalam situasi nan sama pada dasarnya, ialah situasi gimana bisa memperkuat hidup," katanya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut sejalan dengan pandangan nan telah dituangkan Partai Gelora dalam manifestonya sejak awal pendirian partai.
"Karena seperti nan kita tuliskan dalam manifesto Partai Gelora nan menjelaskan kenapa kita mendirikan partai ini, lantaran memang ada krisis besar nan bakal datang," pungkas dia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·