
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyoroti praktik penggadaian Kartu Jakarta Pintar (KJP), nan kerap marak terjadi menjelang Ramadhan. Untuk mencegah perihal tersebut, dia bakal segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
"Khusus untuk KJP, saya bakal segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar tidak digadaikan," ujar Pramono di Jakarta Barat, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, KJP merupakan program support nan bermaksud meningkatkan taraf ekonomi dan akses pendidikan masyarakat kurang mampu. Karena itu, Pramono meminta agar program tersebut tidak disalahgunakan.
"KJP ini prinsipnya untuk bisa mengubah kehidupan masyarakat, terutama di lapisan terbawah," sambungnya.
Pramono meyakini, program support seperti KJP, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga pemutihan piagam telah memberikan akibat positif bagi masyarakat. Ia menilai sejumlah parameter kesejahteraan berasas info Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perbaikan.
"Data Badan Pusat Statistik menunjukkan parameter mengenai kemiskinan, stunting, dan lainnya mengalami perbaikan. Saya meyakini itu lantaran ada KJP, KJMU, pemutihan ijazah, dan sebagainya," pungkasnya.
(Awaludin)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·