Pramono soal WNA 'Camping' di Trotoar Kantor UNHCR Jaksel: Kami Tertibkan!

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons kembali munculnya sejumlah penduduk negara asing (WNA) nan berkemah alias 'camping' di trotoar belakang instansi UNHCR, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel). Pramono menegaskan penanganan pengungsi bukan kewenangan pihaknya, melainkan pemerintah pusat.

"Yang pertama, untuk pengungsi ini adalah domainnya pemerintah pusat," kata Pramono di area Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun menegaskan jika pencari suaka menggunakan sarana publik, sehingga mengganggu kenyamanan warga, makan Pemprov DKI bakal menertibkan.

"Tetapi, jika kemudian mereka menggunakan akomodasi Pemerintah DKI Jakarta dengan tidak layak (proper), saya tidak segan-segan untuk menertibkan itu. Kami bakal segera tertibkan," lanjut Pramono.

Diketahui, sejumlah WNA nan mengaku sebagai pengungsi kembali ke trotoar di belakang instansi UNHCR di area Setiabudi. Mereka mendirikan tenda darurat.

Keberadaan mereka sempat menuai perhatian lantaran sebelumnya letak itu telah beberapa kali ditertibkan oleh aparat, lantaran mengganggu ketertiban umum. Sebelumnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menertibkan pengungsi penduduk negara asing (WNA) nan tinggal trotoar instansi Komisioner Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (UNHCR).

"Sebelumnya kami sudah melakukan penertiban, namun mereka kembali lagi dan banyak penduduk nan mengeluhkan aktivitas mereka lantaran mengganggu ketertiban umum," kata Wakil Camat Setiabudi, Rizky Noviana Purnama dilansir Antara, Kamis (2/7).

Rizky mengatakan, upaya tersebut difokuskan pada penegakan ketertiban umum, menjaga kebersihan lingkungan dan mengembalikan kegunaan trotoar sebagai akomodasi bagi pejalan kaki. Dia menjelaskan, pendataan dan penertiban dilakukan sebagai upaya mencari solusi nan dapat mengakomodir aspirasi para pengungsi.

"Kami mau persoalan ini segera selesai dan tidak berkepanjangan agar kenyamanan dan keamanan masyarakat tetap terjaga," ujarnya.

(bel/aud)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News