Pramono Berharap Shin Tae-yong Beri Kado Istimewa untuk Jakarta di Usia 500 Tahun

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pramono Berharap Shin Tae-yong Beri Kado Istimewa untuk Jakarta di Usia 500 Tahun Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung meletakkan angan besar kepada pembimbing baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, untuk membawa Macan Kemayoran meraih prestasi terbaik pada musim depan. 

Ia berambisi kehadiran mantan pembimbing Timnas Indonesia itu bisa menjadi bingkisan spesial bagi Jakarta nan bakal memasuki usia ke-500 tahun pada 2027.

“Yang pertama saya tentunya mengucapkan selamat dulu kepada Shin Tae-yong nan telah terpilih menjadi pembimbing Persija. Kebetulan tahun depan itu Jakarta 500 tahun. Sebagai Gubernur Jakarta saya tentunya sangat berambisi bahwa Persija dalam kepelatihan nan dibimbing oleh Shin Tae-yong bisa memberikan bingkisan spesial bagi Jakarta,” kata Pramono di Balai Kota, Senin (8/6).

Ia menilai materi pemain Persija saat ini cukup kompetitif, terutama dari sisi pemain domestik. Menurut dia, sejumlah pemain seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, hingga Dony Tri Pamungkas mempunyai kualitas nan dapat menjadi modal krusial bagi Persija untuk bersaing di papan atas.

“Secara materi pemain sebenarnya Jakarta pemainnya terutama pemain domestiknya itu cukup bagus. Ada Ridho, Witan Sulaeman, dan macam-macam, Doni. Saya berambisi betul lantaran Shin Tae-yong ini punya pengalaman pernah menjadi pembimbing nasional kita, pasti dia punya langkah untuk bisa membikin Persija berprestasi lebih baik,” ujarnya.

Ia mengaku telah mengetahui lebih awal mengenai penunjukan Shin Tae-yong sebagai pembimbing Persija. 

Namun, dia menegaskan tidak ikut kombinasi dalam proses pengambilan keputusan nan menjadi kewenangan penuh manajemen klub.

“Sebagai gubernur pasti tahu lah, nggak mungkin gubernur tahunya ketika diumumkan. Pasti sudah tahu dulu,” katanya.

Meski demikian, Pramono mengaku hanya berkomunikasi dengan pihak Persija tanpa mengintervensi kebijakan klub. Ia memilih menghormati profesionalisme manajemen dalam menentukan arah tim.

“Dengan Persijanya. Tapi saya tidak mau mencampuri lantaran tipikal saya adalah itu merupakan kewenangan Persija sepenuhnya. Saya hanya berambisi bahwa dalam kepemimpinan Shin Tae-yong ini Persija menjadi lebih baik prestasinya,” ungkapnya.

Terkait masa depan Witan Sulaeman nan kontraknya dikabarkan bakal berhujung pada musim ini, Pramono optimistis pemain Timnas Indonesia tersebut tetap menjadi bagian krusial dalam skema Shin Tae-yong.

“Witan itu punya pengalaman baik dengan Shin Tae-yong ketika dia menjadi pembimbing nasional. Saya yakinlah pasti Witan, Doni, Ricky tetap dipakai lagi,” ujarnya.

Saat ditanya sasaran Persija pada musim depan, Pramono tidak menampik angan besar agar klub kebanggaan penduduk Jakarta itu bisa mempersembahkan gelar juara bertepatan dengan momentum 500 tahun Jakarta.

“Kado spesial buat Jakarta 500 tahun,” pungkasnya. (Far)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia