PPIH Surabaya Pulangkan 9.478 Jemaah Haji, 15 Jemaah Wafat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
PPIH Surabaya Pulangkan 9.478 Jemaah Haji, 15 Jemaah Wafat Jemaah haji Surabaya(MI/Faishol Taselan)

PANITIA Pemberangkatan Ibadah haji (PPHI) Debarkasi Surabaya telah memulangkan jemaah haji mencapai 22 persen alias setara 9.478 orang dari 25 kloter nan sudah tiba di Asrama Haji Surabaya, Senin (8/6). Dari jumlah tersebut 15 orang meninggal dunia. 

“Yang sudah mendarat ada 28 kloter, 29 sudah mendarat tapi belum sampai di pondok haji. nan sudah kita hitung sampai kloter 25 itu jumlahnya 9.478 alias setara 22 persen. Ini untuk 25 kloter,” kata Ketua PPIH Debarkasi Surabaya As’adul Anam Anam di Surabaya, Senin (8/6)

Menurutnya, di tengah proses pemulangan tersebut pihaknya mencatat terdapat 15 jemaah nan meninggal bumi selama fase kepulangan haji.

Dengan rincian sebanyak 12 orang meninggal di Arab Saudi, satu orang meninggal di Indonesia, dan dua lainnya meninggal saat perjalanan menuju Asrama Haji.

“Kemudian nan wafat di Arab Saudi ada 15 orang, dengan rincian 12 di Arab Saudi satu di sini kemudian dua di Debarkasi, satu di pesawat ya Pak Eri Widianto di pesawat dua di embarkasi sini atas nama Bu Wayan sama Bu Kasiyatim kemarin itu,” ujarnya.

Anam menjelaskan info tersebut unik untuk fase kepulangan jemaah haji. Sementara jika digabung dengan fase pemberangkatan, jumlah jemaah nan wafat diperkirakan mencapai 52 orang.

“Kemudian nan meninggal 15 Jadi untuk kepulangan aja ya. Untuk kepulangan bukan pemberangkatan kepulangan saja. Sekitar 50-an, sekitar 52-an lah (kalau ditotal saat keberangkatan),” jelasnya.

Selain itu, PPIH mencatat tetap ada enam jemaah nan tertinggal di Arab Saudi lantaran menjalani perawatan kesehatan. Namun satu orang dilaporkan sudah bisa kembali ke Indonesia mengikuti kloter pemulangan selanjutnya.

“Yang tertinggal di Arab Saudi ada enam. Dari dua orang nan satu meninggal, nan satu sudah ikut kloter 20, enam tetap di sana,” tuturnya.

Anam memastikan PPIH terus memantau kondisi kesehatan para jemaah nan memperkuat di Tanah Suci melalui petugas haji.

Meski demikian, Anam menyebut kondisi kesehatan jemaah haji secara umum pada musim haji tahun ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu terlihat dari komparasi info kesehatan jemaah sebelum dan sesudah penyelenggaraan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). (FL)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia