Transjabodetabek.(Dok. Antara)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung berencana meningkatkan konektivitas Transjabodetabek guna mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi umum di Jakarta. Langkah ini mencakup pertimbangan pembukaan rute-rute baru nan lebih terintegrasi.
Pramono menyatakan bahwa perbaikan kualitas jasa Transjabodetabek saat ini telah menunjukkan tren positif. Hal tersebut disampaikan dalam konvensi pers Realisasi APBD Triwulan III tahun 2026 di Balai Kota, Rabu (21/10).
"Kita meyakini bahwa perihal nan berangkaian dengan transportasi di Jakarta, perbaikan nan kita lakukan terutama dengan Transjabodetabek itu sudah menjadi semakin baik. Maka, rute-rute baru untuk Transjabodetabek bakal kita pikirkan untuk membikin konektivitasnya menjadi semakin baik," ujar Pramono.
Berdasarkan info Pemprov DKI, jumlah penumpang transportasi publik di Jakarta mengalami kenaikan sebesar 10,8 persen hingga September 2026. Peningkatan ini diklaim sebagai akibat langsung dari perbaikan kualitas moda transportasi, khususnya Transjabodetabek.
Pramono mencontohkan lonjakan signifikan pada rute Blok M-Bogor. Rute nan awalnya hanya ditargetkan melayani 2.000 pengguna, sekarang rata-rata telah mencapai nyaris 10.000 pengguna per hari.
Ia berambisi kepercayaan publik terhadap transportasi nan dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap terjaga agar nomor penggunaan transportasi umum terus tumbuh. Pramono juga menyoroti posisi Jakarta nan sekarang berada di ranking 15 bumi dalam perihal transportasi publik.
"Nomor dua di ASEAN ialah setelah Singapura, nomor 7 di Asia. Di Asia itu kita hanya kalah dari Taiwan, kemudian Singapura, Seoul, Osaka, Shanghai. Tapi dibanding Beijing, Tokyo, sekarang ini kita lebih baik. nan paling saya senang adalah dibanding New York maupun Amsterdam," pungkasnya. (Ant/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·