Beberapa pengguna jalan mengenakan jas hujan saat melintas di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (30/4/2026).(Agung Wibowo/MI)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat nan tetap terjadi di beragam wilayah Indonesia selama periode 15-18 Juni 2026, meskipun musim tandus mulai meluas di sejumlah daerah. Dalam prakiraan cuaca sepekan nan dirilis Direktorat Meteorologi Publik BMKG, kondisi cuaca Indonesia secara umum tetap didominasi hujan ringan hingga hujan lebat.
Potensi hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Aceh, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.
BMKG juga mengeluarkan peringatan awal kategori siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah. Daerah nan berpotensi mengalami kondisi tersebut meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Papua Pegunungan.
Meski demikian, BMKG tidak mencatat adanya potensi angin kencang nan memerlukan peringatan awal selama periode tersebut. BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca lantaran kondisi atmosfer Indonesia tetap berkarakter dinamis.
Di wilayah nan telah memasuki musim kemarau, masyarakat diminta mengantisipasi cuaca nan condong lebih cerah dan panas pada siang hari dengan menjaga kecukupan cairan tubuh serta menggunakan pelindung dari paparan sinar mentari saat beraktivitas di luar ruangan.
Masyarakat nan berada di wilayah dataran tinggi alias beraktivitas pada malam hingga pagi hari juga disarankan menyiapkan busana hangat mengingat suhu udara dapat terasa lebih dingin.
Sementara itu, masyarakat di wilayah nan tetap berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap akibat cuaca ekstrem, seperti genangan, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, gangguan perjalanan, serta berkurangnya jarak pandang.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari berlindung di bawah pohon, papan reklame, maupun gedung nan rentan saat terjadi hujan disertai petir dan angin kencang. Aktivitas di ruang terbuka juga sebaiknya dibatasi ketika cuaca jelek berlangsung.
“BMKG mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau info prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui beragam kanal info BMKG,” tulis BMKG dalam keterangannya. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·