Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto terkesan dengan proses pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) Banyumas. Prabowo menantang Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastioni untuk mewujudkan zero waste di akhir 2028.
Hal itu disampaikan Prabowo usai meninjau TPST BLE, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Prabowo terkesan dengan TPST itu lantaran dengan perangkat nan tak terlalu canggih tapi efektif mengelola sampah. TPST itu, kata Prabowo, apalagi diikuti wilayah lain dan turut dipelajari negara lain.
"Ini contoh banyak provinsi, banyak kabupaten, apalagi dari negara lain ada nan ke sini. Jadi saya dapat laporan dari gubernur di Jateng sudah banyak kabupaten nan sudah ikut, ada 13 (kabupaten) ya," kata Prabowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke depan, Prabowo bakal terus mendorong sistem pengelolaan nan sampah nan serupa di semua provinsi. Prabowo siap memberikan support langsung untuk mengembangkan dan memperbaiki agar sistem pengelolaan bekerja efektif.
"Jadi ini dari pemerintah pusat bakal mendorong dan saya bakal turunkan support langsung untuk kita kembangkan, perbaiki, kembangkan agar lebih efektif," ujarnya.
Prabowo lantas mengungkap kesiapan Bupati Sadewo nan bakal mewujudkan zero waste di wilayahnya pada akhir 2028. Sadewo menyanggupi asalkan ada tambahan 15 TPST nan sama.
"Janji Bupati akhir 2028 zero sampah," kata Prabowo sembari menoleh ke Sadewo.
"Asalkan saya dapat 15 TPST," timpal Sadewo.
Prabowo lantas bertanya kesiapan Gubernur Ahmad Luthfi untuk zero sampah di Jawa Tengah di akhir 2028. Luthfi pun menyanggupi tantangan Prabowo tersebut.
"Jawa Tengah?" ujar Prabowo.
"Jawa Tengah sanggup Pak," jawab tegas Luthfi.
"Oke deal ya, deal," lanjut Prabowo sembari bersalaman ke Luthfi dan Sadewo.
Prabowo melanjutkan program pengelolaan sampah serupa juga bakal dikembangkan di wilayah lain. Ia menegaskan pengelolaan sampah jadi prioritas nasional.
"Ya semua (daerah) kita kembangkan. Sampah pengolahan sampah sekarang jadi prioritas nasional dalam 2 - 3 tahun kudu kita kendalikan sampah seluruh Indonesia," ujarnya.
(eva/idn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·