Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |07:54 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak bakal gentar menghadapi Morgan Stanley Capital International (MSCI). (Foto: Okezone.com)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak bakal gentar menghadapi Morgan Stanley Capital International (MSCI) nan mempertimbangkan penurunan pengelompokkan pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.
Kepala Negara menyatakan bahwa Indonesia mempunyai kekuatan, keberanian, dan tekad untuk menghadapi beragam tantangan, termasuk tekanan terhadap pasar modal.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna nan membahas dua tahun pertama pemerintahan di Jakarta. Sidang tersebut dihadiri seluruh menteri, wakil menteri, kepala lembaga dan badan, jejeran TNI dan Polri, Gubernur Bank Indonesia (BI), hingga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Prabowo mengatakan pemerintah telah bekerja dengan baik selama dua tahun terakhir. Namun, diakuinya tetap banyak tantangan nan kudu dihadapi, terutama dalam memenuhi angan masyarakat dan mengatasi beragam persoalan nasional.
"Kita telah bekerja dengan baik, tapi kita tahu tantangan tetap sangat besar. Rakyat berambisi lebih banyak, kesulitan kita tetap banyak, gangguan kita tetap banyak," kata Prabowo, Kamis (22/10/2026).
Prabowo kemudian menyinggung beragam tekanan nan dihadapi Indonesia, termasuk persoalan MSCI nan tengah menjadi sorotan pasar keuangan. Prabowo menilai Indonesia tidak semestinya merasa takut menghadapi tekanan dari pihak mana pun.
"Kita terus dihadang, ada apa itu macam-macam MSCI. Dia mau takut-takuti kita, saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak bakal gentar," ujarnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·