
Soekarno Hall di Uzbekistan
SAMARKAND – Uzbekistan tak hanya menawarkan pesona arsitektur berhistoris dan jejak peradaban Islam, tetapi juga lokasi wisata religi nan mempunyai ikatan erat dengan Indonesia. Salah satunya adalah kompleks makam Imam Al Bukhari di Samarkand, tempat peristirahatan ustadz besar perawi sabda nan menyimpan kisah berhistoris tentang peran Presiden pertama RI, Soekarno.
Bagi visitor Indonesia, kunjungan ke kompleks ini bukan sekadar perjalanan religi. Ada kebanggaan tersendiri saat mengetahui hubungan sejarah kedua negara nan terjalin melalui upaya Soekarno mendorong pemugaran makam Imam Al Bukhari.
Kisah tersebut sekarang dapat ditelusuri lebih jauh melalui Soekarno Hall, ruang memorial nan diresmikan pada 4 September 2026 oleh Imam Bukhari International Scientific Research Center (IBSRC), pengelola area tersebut. Peresmiannya bertepatan dengan peringatan 70 tahun kunjungan kenegaraan pertama Soekarno ke Uzbekistan.
Soekarno Hall menghadirkan pengarsipan sejarah perjalanan Soekarno ke Uzbekistan, mulai dari foto-foto langka, memoar, tulisan tangan, hingga arsip digital peninggalan era Uni Soviet. Sejumlah koleksi tersebut berangkaian dengan upaya Soekarno mendorong restorasi dan pemugaran area makam Imam Al Bukhari.
Keberadaan ruang memorial ini menambah daya tarik kompleks makam Imam Al Bukhari, khususnya bagi visitor Indonesia nan mau mengenal lebih dekat jejak diplomasi dan hubungan historis kedua negara.
Pengalaman Istimewa di Kawasan Makam Imam Al Bukhari
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·