Prabowo Singgung Dana Desa Rp 1 M: Jembatan di Desa Harganya Mungkin Rp 400 Juta

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri aktivitas Peluncuran dan Bedah Buku "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah pusat tak tinggal tak bersuara andaikan pemerintah wilayah dan pemerintah desa kandas merespons kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam pidatonya pada aktivitas Peluncuran Buku Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat (7/8), Prabowo menyinggung program Dana Desa nan telah melangkah selama satu dasawarsa dengan alokasi sekitar Rp 1 miliar per desa setiap tahun.

"Dana Desa sudah kita berikan sudah melangkah 10 tahun, Rp 1 miliar, satu desa, satu tahun. Jembatan di desa harganya mungkin Rp 400 juta, Rp 700 juta, Rp 800 juta, nan besar mungkin Rp 2 miliar, Rp 3 miliar,” kata Prabowo.

Prabowo menilai dengan anggaran Rp 1 miliar per tahun, kebutuhan prasarana dasar di desa semestinya dapat ditangani oleh pemerintah setempat.

"Sesungguhnya semua desa, semua ketua desa bisa memenuhi jembatan-jembatan itu, tapi oke kita tidak cari kambing hitam, tidak mempersoalkan masa lalu, selesai hari ini,” ujar Prabowo.

Prabowo menekankan keluhan rakyat kudu ditangani. Ia mengaku bakal mengambil tindakan andaikan keluhan masyarakat tidak kunjung mendapat solusi dari pemerintah wilayah alias pemerintah desa.

"Kalau gubernur, jika bupati, jika kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan, Presiden turun tangan, kita memenuhi apa nan diteriakin oleh rakyat,” ungkap Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga memaparkan sejumlah program perbaikan akomodasi publik nan tengah dijalankan pemerintah. Ia menyebut 70 ribu sekolah telah direnovasi dan jumlahnya bakal terus bertambah.

Tak hanya sekolah, pemerintah juga bakal mempercepat pembaharuan akomodasi kesehatan nan kondisinya sudah tua. "Puskesmas di Indonesia, nan sudah 30 tahun lebih, tidak diperlukan kita bakal perbaiki,” tutur Prabowo.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan